TEGALSIWALAN – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Probolinggo bersama TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo melakukan kunjungan ke objek wisata Ronggojalu di Desa Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan, Rabu (19/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi program kerja dan meningkatkan kapasitas kader PKK dalam pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto dan Sekretaris II TP PKK Kabupaten Probolinggo Hana Rachmad.
Turut hadir Camat Tegalsiwalan Hariyanto, Kepala Desa Banjarsawah Rendy Mamang Amad Wahyudi atau Kacong Yudi, para kader PKK desa serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menyerahkan bantuan tempat sampah untuk mendukung kebersihan kawasan wisata Ronggojalu. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengunjung dan pengelola untuk menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
“Kami berharap keberadaan wisata Ronggojalu ini dapat dijaga dan dilestarikan dengan baik. Tentunya harus terus ada inovasi agar para pengunjung merasa nyaman dan senang menikmati wisata ini,” ujarnya.

Menurutnya, kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan destinasi wisata. Karena itu, fasilitas tempat sampah diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan wisata yang bersih dan nyaman. “Bantuan tempat sampah ini semoga dapat mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan lestari,” jelasnya.
Ning Marisa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini aktif mendukung berbagai program pembangunan di tingkat desa. “Kader PKK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara Kepala Desa Banjarsawah Rendy Mamang Amad Wahyudi atau Kacong Yudi mengatakan wisata Ronggojalu sebenarnya telah ada sejak lama. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, objek wisata tersebut kembali berkembang dan mulai banyak diminati masyarakat.
Menurutnya, peningkatan minat pengunjung salah satunya didorong hadirnya sejumlah wahana baru seperti perahu kaca dan paddle board. Kejernihan air menjadi daya tarik utama Ronggojalu. Melalui wahana perahu kaca, pengunjung dapat melihat keindahan taman bawah air yang ditumbuhi ganggang hijau.
Meski memiliki potensi besar, Kacong Yudi mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas yang perlu dibenahi untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. “Fasilitas masih menjadi salah satu keluhan pengunjung. Karena itu, kami berharap fasilitas seperti toilet, tempat sampah dan fasilitas pendukung lainnya dapat menjadi perhatian sehingga daya tarik wisata Ronggojalu semakin meningkat,” terangnya.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Probolinggo dapat memberikan ruang dan dukungan kepada pemerintah desa dalam mengembangkan pengelolaan wisata tersebut. Dengan demikian, keberadaan Ronggojalu tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, membuka ruang bagi pemuda desa yang belum bekerja serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Pengembangan wisata Ronggojalu diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kebersihan, kelestarian lingkungan, inovasi wahana serta pemberdayaan masyarakat setempat,” pungkasnya. ***
Penulis : Mujiono
Tim Editor : Tim Bromo Info
