Tuesday, February 27, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Tasyakuran dan Peresmian RTLH, Baznas Serahkan Santunan Bagi Kaum Dhuafa

Tasyakuran dan Peresmian RTLH, Baznas Serahkan Santunan Bagi Kaum Dhuafa

Reporter : Syamsul Akbar
MARON – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menggelar tasyakuran dan peresmian rehabilitasi 27 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) se-Kabupaten Probolinggo di kediaman Alimuddin Dusun Krajan Desa Brani Wetan Kecamatan Maron, Rabu (2/2/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil bersama seluruh Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, Kabag Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim dan Camat Maron Moedjito.

Tasyakuran dan peresmian 27 unit RTLH oleh Baznas Kabupaten Probolinggo ini ditandai dengan pemasangan stiker secara simbolis oleh Plt Bupati Timbul didampingi Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzamil di dinding rumah Alimuddin.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan santunan sembako kepada 30 orang kaum dhuafa fakir/miskin, santunan insidental bagi 12 orang kaum dhuafa fakir/miskin masing-masing sebesar Rp 300.000, santuan kepada 7 orang anak yatim piatu dan 7 orang santri serta santunan bagi 2 orang marbot masjid yang ada di wilayah Kecamatan Maron.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan program RTLH yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Probolinggo pada daerah kemiskinan ekstrem di 25 desa pada 5 kecamatan ini tentunya sangat membantu dalam rangka untuk meringankan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Pemerintah Daerah sangat terbantu sekali dengan program RTLH Baznas Kabupaten. Harapannya program ini bisa terus dilaksanakan sehingga masyarakat yang membutuhkan bantuan bisa tercover semuanya,” katanya.

Plt Bupati Timbul berharap Baznas bisa terus berkarya dan bagaimana programnya bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Sebab bukan hanya masalah RTLH saja, tetapi juga dunia pendidikan dan masyarakat kurang mampu bisa dibantu oleh Baznas Kabupaten Probolinggo.

“Program RTLH ini dananya berasal dari zakat ASN yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Probolinggo. Tetapi saya juga menghimbau kepada umat Islam agar menunaikan kewajiban zakatnya. Sebagian hartanya harus dikeluarkan untuk diberikan kepada orang yang tidak mampu,” tegasnya.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzamil mengungkapkan sasaran dari program RTLH ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Bupati Probolinggo yang masuk kepada daerah kemiskinan ekstrem di 25 desa yang ada di 5 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

“Program RTLH masing-masing sebesar Rp 15 juta ini juga sesuai dengan arahan dari Gubernur Jawa Timur dan Baznas Provinsi Jawa Timur supaya dibantu bagaimana untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di 25 desa di 5 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Menurut Muzamil, dalam bulan ini juga ada bantuan program RTLH dari Provinsi Jawa Timur bagi 25 desa kategori kemiskinan ekstrem. Hanya saja dananya hanya Rp 12,5 juta setiap rumah. “Oleh karena itu supaya sama akan kita support melalui program kebersamaan sebesar Rp 2,5 juta sehingga jumlahnya mencapai Rp 15 juta setiap rumah,” pungkasnya. (wan)