PAITON – Senyum anak-anak yang pernah menjalani operasi bibir sumbing menyambut kedatangan Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM. di Rumah Sakit (RS) Rizani Kecamatan Paiton, Minggu (16/8/2026).
Kehadiran keduanya menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial (baksos) operasi bibir sumbing dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi RS Rizani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, PT Paiton Energy, Yayasan Cleft Lip and Palate (CLP) Surabaya serta sejumlah stakeholder terkait.
Bupati Haris dan Ning Marisa tidak hanya menghadiri seremoni, tetapi juga melihat langsung proses operasi bibir sumbing yang berlangsung di RS Rizani. Keduanya kemudian meninjau anak-anak yang telah menjalani operasi serta berinteraksi dengan orang tua untuk mengetahui kondisi dan perkembangan anak setelah mendapatkan tindakan medis.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, tenaga kesehatan dan stakeholder yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan kegiatan ini. Terima kasih kepada para donatur dan teman-teman tenaga kesehatan yang sudah berpartisipasi,” ungkapnya.
Menurut Bupati Haris, kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar, bukan hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga membantu anak-anak untuk kembali percaya diri dalam menjalani kehidupan.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Pemkab Probolinggo dengan berbagai pihak dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Program di Kabupaten Probolinggo bukan hanya operasi bibir sumbing gratis, tetapi juga ada operasi mata, penanganan gagal ginjal dan berbagai program kesehatan lainnya. Kami sangat berterima kasih atas sinergi yang sudah terjalin,” jelasnya.

Bupati Haris berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya anak-anak, yang mendapatkan manfaat dari berbagai program pelayanan kesehatan.
Sementara Direktur RS Rizani dr. Mirrah Samiyah menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder yang telah turut berperan dalam menghadirkan kembali senyum bagi anak-anak.
“Terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder yang turut berperan penting untuk mengembalikan senyum anak-anak kita melalui kegiatan ini. Berkat dukungan bersama, kembali ada senyum merdeka untuk anak-anak kita,” ujarnya.
Mia mengatakan, RS Rizani telah dipercaya untuk menjadi bagian dari kegiatan sosial tersebut. Hingga saat ini, sudah lebih dari 50 anak yang mendapatkan manfaat dari kegiatan operasi bibir sumbing melalui sinergi berbagai pihak.

“Terima kasih atas kepercayaan kepada RS Rizani untuk melaksanakan hal baik ini. Semoga kegiatan seperti ini terus memberikan manfaat dan menghadirkan senyum baru bagi anak-anak kita,” tambahnya.
President Director PT Paiton Energy Fazil Erwin Alfitri mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan kegiatan rutin yang kembali dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Tahun ini kami bersama stakeholder terkait kembali mewujudkan Senyum Merdeka bagi anak-anak kita yang memiliki keterbatasan fisik. Ini adalah wujud nyata pengabdian kami,” katanya.
Pada tahun ini, sebanyak 14 anak mendapatkan layanan operasi dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Fazil berharap tindakan medis yang diberikan dapat menjadi langkah bagi anak-anak untuk menatap masa depan dengan lebih percaya diri.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua setelah anak menjalani operasi, terutama dalam memberikan kasih sayang, pendampingan dan dukungan agar anak dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa.
“Ini adalah semangat gotong royong antara swasta dan pemerintahan untuk mewujudkan pilar Indonesia yang lebih cerah,” tuturnya.
Selain kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing, rangkaian agenda juga dilanjutkan dengan peresmian Gedung CT Scan baru RS Rizani. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan dan mendukung kebutuhan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
Dari sisi medis, dr. Lanordia menjelaskan bahwa bibir sumbing dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya genetik. Selain itu, faktor lingkungan seperti paparan zat berbahaya, kondisi gizi, kebersihan dan faktor lainnya juga dapat berpengaruh.

Kegiatan ini turut dihadiri Owner PT Rizani Utama H. Juma’adi, Ketua Yayasan CLP Surabaya dr. Lobredia Zarasade, President Director PT POMI Sugiyanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo serta jajaran terkait.
Melalui kolaborasi tersebut, bakti sosial operasi bibir sumbing diharapkan tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak dan keluarga untuk menatap masa depan dengan lebih percaya diri. ***
Penulis : Haryo Rusdianto Susilo
Editor : Tim Bromo Info
