Saturday, April 13, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Semarak Asmaraloka, Disporapar Gelar Seminar Seni Pertunjukan

Semarak Asmaraloka, Disporapar Gelar Seminar Seni Pertunjukan

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo menggelar seminar seni pertunjukan di Amphiteater Wisata Pantai Bentar Desa Curahsawo Kecamatan Gending pada Senin (18/9/2023) sore.

Seminar bertajuk “Peningkatan Sektor Ekonomi Kreatif dalam Pertunjukan Seni” ini diikuti oleh 30 orang dari unsur pengurus Forum Ekonomi Kreatif Kabupaten Probolinggo, penyelenggara event, sanggar seni SMA/SMK/universitas serta Himpunan Ahli Perias Indonesia. Selama kegiatan mereka dipandu narasumber Bagas Indyatmono dari PT Jazz Gunung Indonesia dan Sugiono dari Sanggar Seni El Gibran.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disporapar Kabupaten Probolinggo Dian Cahyo Prabowo menyampaikan kegiatan ini bertujuan memberi motivasi kepada pelaku ekonomi kreatif khususnya sub sektor seni pertunjukan untuk berkarya, berkreasi dengan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

“Hal ini kami tuangkan dalam tagline Asmaraloka (Ayo Satukan Langkah Memasarkan Produk Lokal). Yaitu karya dan ide-ide yang mampu menggandeng unsur-unsur lokal Kabupaten Probolinggo menjadi satu rangkaian dalam sebuah seni pertunjukan. Melibatkan sub sektor kuliner, fotografi, fashion, kriya dan sub sektor lainnya,” ujarnya.

Sementara Plt Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Bambang Heriwahjudi mengatakan selain sektor pariwisata, Kabupaten Probolinggo mempunyai potensi besar di bidang industri kreatif. Jika terus dikembangkan, beragam seni pertunjukan khas Kabupaten Probolinggo yang terkenal unik, berpotensi besar untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Memang sudah ada event-event tahunan yang sudah dilaksanakan seperti Jazz Gunung, Eksotika Bromo, Yadnya Kasada dan lain sebagainya. Tapi saya yakin masih banyak kesenian, budaya warga, musik tradisi dan segala hal inovasi dan kreativitas yang bisa dikemas menjadi sesuatu yang menarik sebagai sebuah industri seni pertunjukan,” katanya.

Yudi menjelaskan seminar seni pertunjukan ini bertujuan untuk menggali, mengelola dan menumbuhkembangkan kreativitas sekaligus potensi lokal Kabupaten Probolinggo. Seni pertunjukan juga sebagai lokomotif dari pembangunan sektor ekonomi kreatif.

“Dari sini diharapkan mampu menjadi roda penggerak yang bisa menggandeng, memotivasi sub sektor lain seperti kuliner, fashion, fotografi dan lain-lain untuk bergerak maju yang berdampak mendorong tingkat ekonomi masyarakat yang lebih baik khususnya di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Menurut Yudi, pertumbuhan industri kreatif tak lepas dari peran serta kelompok usaha atau komunitas yang diyakini sudah ada embrionya di Kabupaten Probolinggo. “Dari itu, perkuat sinergitas untuk dapat mewujudkan ide-ide kreatif yang dapat mengangkat kearifan lokal masyarakat kita sehingga dapat lebih dikenal ke khalayak yang lebih luas,” pungkasnya. (wan)