Tuesday, September 28, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Sakit Bukan Karena Virus Corona, Dua PDP Selesai Diawasi

Sakit Bukan Karena Virus Corona, Dua PDP Selesai Diawasi

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Hingga Selasa (7/7/2020) malam, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Probolinggo yang dinyatakan selesai diawasi bertambah. Kini jumlahnya mencapai 51 orang dari total kasus sebanyak 78 orang. Sementara sisanya 5 orang masih diawasi dan 22 orang meninggal dunia.

“Tambahan 2 orang PDP yang selesai diawasi ini berasal dari Desa Malasan Kulon Kecamatan Leces dan Desa Randuputih Kecamatan Dringu. Keduanya dinyatakan selesai diawasi berdasarkan hasil swabnya dua kali negatif,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, hasil swab dari kedua PDP ini keluar hari ini dari BBTKL Surabaya. “Kalau kondisi klinisnya sudah membaik dan memang tinggal menunggu hasil swabnya. Kemudian yang bersangkutan dipulangkan karena keluhannya sudah sembuh,” jelasnya.

Anang menerangkan untuk yang dari Desa Malasan Kulon Kecamatan Leces ini, saat awal dirawat di RSU Wonolangan Dringu mempunyai keluhan sesak napas, infeksi paru-paru, gula darah rendah dan ada pneumolinya. Sehingga pada waktu itu oleh dokter yang menangani dimasukkan dalam kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Tetapi saat ini kondisinya sudah bagus dan sehat.

“Sementara untuk yang dari Desa Randuputih Kecamatan Dringu ini ketika awal dirawat di RSUD Tongas memiliki keluhan sesak napas, infeksi paru-paru berupa TBC, kencing manis dan ada pneumolinya. Namun kondisinya juga sudah sehat dan membaik,” terangnya.

Lebih lanjut Anang menambahkan karena hasil swabnya dua kali negatif, maka kedua orang PDP ini sakit bukan karena virus Corona tetapi oleh infeksi penyakit yang lainnya. Oleh karenanya, keduanya sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

“Meskipun sudah selesai diawasi dan dipulangkan, tetapi yang bersangkutan tetap harus mematuhi protokol kesehatan di rumahnya masing-masing. Seperti selalu memakai masker, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, jaga jarak aman dan tidak bersentuhan fisik,” pungkasnya. (wan)