Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Ribuan Warga Desa Selogudig Wetan Meriahkan SGW Color Run 2026

Ribuan Warga Desa Selogudig Wetan Meriahkan SGW Color Run 2026

PAJARAKAN – Ribuan warga memadati Lapangan Desa Selogudig Wetan Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo untuk mengikuti SGW Color Run 2026, Minggu (30/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) yang digelar desa-desa se-Kecamatan Pajarakan.

Mengusung konsep jalan sehat dengan balutan warna-warni bubuk holi, kegiatan berlangsung meriah. Peserta menempuh rute sekitar dua kilometer dari titik start hingga finish di Lapangan Desa Selogudig Wetan.

Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Wahid Nurahman, Camat Pajarakan Sudarmono, Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga beserta perangkat desa.

SGW Color Run 2026 ini melibatkan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Pajarakan, PGRI Cabang Pajarakan, Puskesmas Pajarakan hingga masyarakat Desa Selogudig Wetan dan desa-desa lain se-Kecamatan Pajarakan.

Camat Pajarakan Sudarmono mengapresiasi pelaksanaan SGW Color Run 2026 yang dinilai menjadi penutup yang meriah dari rangkaian kegiatan PHBN di wilayah Kecamatan Pajarakan. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati hiburan, tetapi juga mempertemukan warga dari berbagai desa dalam suasana penuh kebersamaan.

SGW Color Run 2026 diawali dengan kegiatan senam bersama di lapangan Desa Selogudig Wetan. (Foto : Pemdes Selogudig Wetan)

“Dengan adanya SGW Color Run di Desa Selogudig Wetan Kecamatan Pajarakan ini juga menutup serangkaian kegiatan-kegiatan di desa-desa se-Kecamatan Pajarakan,” katanya.

Sudarmono menilai berbagai kegiatan PHBN yang digelar di desa-desa telah menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat terus dijaga setelah seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan berakhir.

“Kami berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam SGW Color Run 2026 dapat menjadi modal untuk memperkuat sinergi antar pemerintah desa dan Kecamatan Pajarakan. Mudah-mudahan desa se-Kecamatan Pajarakan bisa bersinergi dengan kecamatan dan bisa selalu sambung silaturahim ke depannya,” harapnya.

Menurut Sudarmono, komunikasi yang baik antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa sangat dibutuhkan dalam menjalankan berbagai program pembangunan maupun kegiatan kemasyarakatan.

“Kami mendorong seluruh desa untuk mempertahankan budaya gotong royong dan memperkuat koordinasi. Dengan hubungan kelembagaan yang semakin baik, berbagai program pemerintah diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga dalam kegiatan SGW Color Run 2026. (Foto : Pemdes Selogudig Wetan)

Sementara Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga mengatakan SGW Color Run 2026 digelar sebagai sarana mempererat tali silaturahmi masyarakat, khususnya warga Desa Selogudig Wetan dan masyarakat dari seluruh wilayah Kecamatan Pajarakan. “Harapannya warga desa se-Kecamatan Pajarakan, lebih khusus warga Desa Selogudig Wetan bisa menyambung tali silaturahim,” ungkapnya.

Yoga menyebut konsep kegiatan yang dikemas berbeda membuat masyarakat semakin antusias untuk hadir. SGW Color Run 2026 tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan bersosialisasi.

“Dengan adanya kegiatan jalan sehat yang dikemas dengan SGW Color Run 2026 ini, kita bisa berkumpul, bertemu, bersilaturahim dan juga memeriahkan kegiatan PHBN tahun 2026,” terangnya.

Yoga berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan konsep yang lebih kreatif dan meriah pada tahun-tahun berikutnya. “Harapan ke depannya, semoga kegiatan ini lebih meriah lagi dan lebih maju lagi,” harapnya.

Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga bersama anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Wahid Nurahman dalam kegiatan SGW Color Run 2026. (Foto : Pemdes Selogudig Wetan)

Kemeriahan SGW Color Run 2026 sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian PHBN di tingkat desa se-Kecamatan Pajarakan. Lebih dari sekadar jalan sehat, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi, sinergi pemerintahan dan semangat gotong royong masyarakat. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info