Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Putus Diterjang Banjir, Sekda Ugas Tinjau Kondisi Jembatan Darurat Banjarsari

Putus Diterjang Banjir, Sekda Ugas Tinjau Kondisi Jembatan Darurat Banjarsari

SUMBERASIH – Jembatan darurat yang berada di Dusun Banjarsari Utara Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo kembali putus, Jum’at (30/1/2026). Putusnya jembatan darurat tersebut setelah diterjang banjir akibat cuaca ekstrem.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto meninjau langsung kondisi jembatan darurat yang rusak guna memastikan dampak dan langkah penanganan selanjutnya. Dalam peninjauan tersebut, Sekda Ugas didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto serta Camat Sumberasih Agus Setijono.

Jembatan darurat tersebut sebelumnya dibangun sebagai akses sementara setelah jembatan permanen yang menghubungkan Dusun Beji dengan Dusun Banjarsari.Desa Banjarsari putus akibat banjir pada Sabtu (17/1/2026) lalu. Namun derasnya aliran air saat hujan kembali menyebabkan jembatan darurat tidak mampu menahan terjangan banjir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan jembatan darurat tersebut memang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena bentangannya cukup panjang dan berada di jalur aliran air dengan debit besar saat hujan.

“Ya memang jaraknya cukup panjang sehingga rawan terjangan air hujan yang cukup deras,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto meninjau jembatan darurat yang putus diterjang banjir di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih. (Foto : Kominfo/M4m4n)

Meski jembatan darurat putus, Sekda Ugas memastikan bahwa akses masyarakat tidak sepenuhnya terisolasi karena masih terdapat jalur penyeberangan alternatif yang bisa digunakan warga. “Tetapi jembatan ini bukan satu-satunya jalur penyeberangan,” jelasnya.

Terkait tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan segera melakukan assessment untuk menentukan langkah penanganan yang tepat terhadap jembatan tersebut. Namun, pembangunan kembali jembatan permanen akan menunggu kondisi cuaca yang lebih aman.

“Kita akan secepatnya melakukan assessment dan untuk pembangunannya menunggu musim hujan selesai,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Probolinggo bersama pemerintah kecamatan dan desa terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi jembatan putus. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras serta tidak memaksakan melintas di area yang berpotensi membahayakan keselamatan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info