Sunday, September 26, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Protokol Keagamaan Sama dengan Protokol Kesehatan Lainnya

Protokol Keagamaan Sama dengan Protokol Kesehatan Lainnya

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo saat ini sedang mengkaji protokol kesehatan terkait kegiatan keagamaan sesuai dengan arahan dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.

“Secara prinsip kita berharap semua aktifitas mulai dari kegiatan keagamaan, perkantoran, perusahaan atau apapun itu, 4 (empat) hal yang harus dilakukan mulai dari memakai masker, physical distancing, jaga jarak dan sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Hal lain yang perlu dilakukan terang Anang tidak melakukan kontak-kontak fisik dengan siapapun. Jadi walaupun kegiatan keagamaan sama semuanya seperti protokol kesehatan yang lainnya.

“Seperti contohnya pada waktu Sholat Jum’at, kita sarankan ada penandaan dan pengaturan shafnya, ada tempat cuci tangannya, tidak ada salam-salamannya dan harus memakai masker. Kegiatan yang lain juga sama, harapan kita juga seperti itu,” jelasnya.

Menurut Anang, pihaknya sedang mengkaji hal tersebut untuk masukan dalam surat edarannya yang nanti akan menjadi kebijakan dari Bupati Probolinggo. Tetapi secara prinsip, apapun kegiatannya masyarakat harus memegang 4 hal dalam protokol kesehatan tersebut.

“Tapi secara rinci itu masih dikaji dalam tataran Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo untuk menjadi produk himbauan dari Ibu Bupati Probolinggo,” pungkasnya. (wan)