Thursday, October 8, 2026
Depan > Informasi Layak Anak > Program Kewirausahaan For Growth Mindset, SDN Sebaung I Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Program Kewirausahaan For Growth Mindset, SDN Sebaung I Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

GENDING – Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas dan keberanian menghadapi kehidupan nyata. Semangat tersebut diterapkan SDN Sebaung I Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo melalui program kewirausahaan berbasis Growth Mindset yang memberi kesempatan siswa belajar mengelola usaha secara langsung, Selasa (11/8/2026).

Program bertajuk Gelar Kewirausahaan for Growth Mindset tersebut dirancang sebagai pengalaman belajar yang menggabungkan berbagai kompetensi. Siswa tidak hanya diperkenalkan pada kegiatan jual beli, tetapi juga diajak memahami proses merancang produk, menghitung modal, melakukan produksi, menentukan harga, mengemas barang hingga memasarkan hasil karya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Akhmad Arif Hermawan dan Sekretaris Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Purnomo.

Kepala SDN Sebaung I Irawan mengatakan program tersebut berangkat dari pesan Bupati Probolinggo yang disampaikan dalam kegiatan Refleksi Pendidikan Budaya Mutu. Dimana sekolah ramah anak perlu didukung guru berkualitas, budaya membaca, semangat belajar, penguatan karakter serta pola pikir yang terus berkembang. “Melalui kegiatan ini anak tidak hanya belajar membaca, menulis dan berhitung, tetapi mendapatkan pengalaman menerapkan pembelajaran dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan kewirausahaan menjadi sarana untuk memperkuat pembelajaran lintas mata pelajaran. Siswa dilatih mencari informasi, menentukan produk yang akan dijual, menghitung kebutuhan modal, memproduksi barang, menata tempat penjualan, bekerja dalam kelompok hingga menghitung hasil usaha. “Proses tersebut memberikan pengalaman penting bagi siswa untuk memahami bahwa pembelajaran dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Akhmad Arief Hermawan berdialog dengan siswa dalam program kewirausahaan berbasis Growth Mindset. (Foto : SDN Sebaung 1)

Apresiasi disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Akhmad Arief Hermawan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif sekolah dalam menumbuhkan keberanian siswa untuk berusaha sekaligus membangun budaya belajar yang positif.

“Ini merupakan upaya sekolah memberikan penguatan kepada peserta didik dalam membangun semangat kewirausahaan sekaligus menumbuhkan semangat berusaha dan berwirausaha,” katanya.

Sementara Sekretaris Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Purnomo menilai pembelajaran melalui praktik langsung dapat membantu mengembangkan kemampuan berpikir siswa.

“Ketekunan dalam menjalani proses akan menjadi modal penting bagi anak untuk berkembang dan meraih prestasi. Dengan kegiatan Gelar Kewirausahaan for Growth Mindset, saya melihat kecerdasan anak-anak akan tumbuh dan berkembang karena dilatih terus-menerus,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan. “Kegiatan tersebut juga menjadi media untuk menanamkan kerja sama, kejujuran, tanggung jawab dan kepedulian sosial,” lanjutnya.

Siswa dan siswi SDN Sebaung 1 Kecamatan Gending dalam kegiatan program kewirausahaan berbasis Growth Mindset. (Foto : SDN Sebaung 1)

Purnomo turut mengenalkan konsep 4P, yakni product, price, packaging dan promotion. Siswa perlu memahami pentingnya kualitas produk, harga yang sesuai, kemasan menarik serta strategi promosi yang efektif.

“Pemanfaatan media sosial, termasuk TikTok dan media sekolah juga dapat menjadi sarana pembelajaran promosi sekaligus melatih kreativitas dan kemampuan komunikasi siswa,” tegasnya.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan dukungan sekolah, guru dan orang tua dalam membangun lingkungan belajar yang mendorong keberanian anak mencoba hal baru. “Melalui pengalaman tersebut, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kreatif, mandiri, percaya diri dan memiliki Growth Mindset,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info