TONGAS – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo menggelar posyandu ternak di Desa Tanjungrejo Kecamatan Tongas, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kesehatan hewan ternak sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Probolinggo.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto bersama dokter hewan penyelia Puskeswan Wonomerto drh. Abdullah dan drh. Andika Victor. Kegiatan ini juga melibatkan petugas teknis dari wilayah Kecamatan Tongas, Sumberasih, Lumbang dan Sukapura serta medik veteriner muda drh. Machrus.
Berbagai layanan diberikan dalam kegiatan tersebut mulai dari pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi, pemeriksaan kebuntingan (PKB) hingga pelayanan Inseminasi Buatan (IB). Selain itu, Diperta juga memberikan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) secara gratis kepada ternak milik warga.
Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan posyandu ternak menjadi bentuk pelayanan langsung pemerintah kepada peternak agar kesehatan ternak tetap terjaga.

“Ada banyak kegiatan yang dilakukan mulai pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi, pemeriksaan kebuntingan hingga pelayanan Inseminasi Buatan. Kami juga memberikan vaksinasi PMK dan LSD secara gratis kepada ternak masyarakat,” katanya.
Menurut Niko, total terdapat 165 layanan yang diberikan dalam kegiatan posyandu ternak tersebut. “Total pelayanan hari ini ada 165 layanan meliputi 151 ekor pelayanan vaksinasi PMK, 10 ekor mendapatkan pelayanan kesehatan hewan, 3 ekor sapi mendapatkan pemeriksaan kebuntingan dan 1 ekor sapi mendapatkan pelayanan Inseminasi Buatan,” jelasnya.
Niko berharap seluruh ternak di Desa Tanjungrejo khususnya Kecamatan Tongas dapat memperoleh pelayanan kesehatan hewan secara optimal sehingga berdampak terhadap kesejahteraan peternak.
“Harapannya ternak-ternak di Desa Tanjungrejo khususnya Kecamatan Tongas semuanya mendapatkan pelayanan kesehatan hewan gratis, vaksinasi gratis, pemeriksaan gratis dan pengobatan gratis untuk meningkatkan kesejahteraan hewan. Kalau hewannya sejahtera, Insya Allah peternaknya juga sejahtera,” terangnya.
Lebih lanjut Niko menegaskan kegiatan posyandu ternak juga menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui ketersediaan produk pangan asal hewan yang sehat dan aman.

“Ketahanan pangan salah satunya ditentukan dari tersedianya produk pangan asal hewan. Kalau ternaknya sehat dan produktif, maka kebutuhan pangan masyarakat juga bisa terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
