Monday, April 22, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Porprov Jatim 2023, Kabupaten Probolinggo Duduki Peringkat ke-25

Porprov Jatim 2023, Kabupaten Probolinggo Duduki Peringkat ke-25

Reporter : Syamsul Akbar
SURABAYA – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh kontingen Kabupaten Probolinggo dalam Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Jawa Timur VIII tahun 2023 yang berakhir pada Sabtu (16/9/2023) malam.

Dari daftar klasemen akhir perolehan medali, kontingen Kabupaten Probolinggo berhasil menduduki peringkat ke-25 dari 38 kabupaten/kota peserta Porprov Jawa Timur VIII se-Jawa Timur.

Dalam Porprov Jawa Timur VIII tahun 2023 ini, Kabupaten Probolinggo mengirimkan sebanyak 321 atlit yang bertanding di 33 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Hasilnya, Kabupaten Probolinggo mengoleksi 12 medali emas, 10 medali perak dan 19 medali perunggu. Dengan demikian total perolehan poinnya mencapai 87 poin secara keseluruhan.

Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan mengungkapkan raihan peringkat ke-25 ini merupakan raihan terbaik Kabupaten Probolinggo selama mengikuti ajang Porprov Jatim. Pasalnya di setiap keikutsertaannya Kabupaten Probolinggo selalu berada di peringkat 10 besar terbawah.

“Peringkat kami tahun ini menjadi yang terbaik selama keikutsertaan Kabupaten Probolinggo di ajang Porprov. Dimana pada Porprov tahun 2022 dan 2019 lalu, Kabupaten Probolinggo selalu berada di peringkat ke-29. Sedangkan tahun ini kami berhasil duduk di peringkat ke-25,” katanya.

Dengan adanya peningkatan peringkat itu jelas Zainul, hal ini membuktikan kalau pembinaan olahraga di Kabupaten Probolinggo selama kurun waktu 2 tahun terakahir tidak berjalan di tempat. Utamanya pada cabor-cabor kejutan seperti berkuda, kick boxing dan MMA yang notabene merupaka cabang olahraga baru, namun mampu menyumbangkan medali emas.

“Cabor seperti muaythai, balap sepeda dan arung jeram sesuai dengan prediksi kami, sukses menyumbangkan medali emas yang jumlahnya cukup signifikan bagi kontingen Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Zainul sangat menyesalkan terkait dihentikannya pertandingan di cabor Tinju sebagai dampak akibat adanya atlit tinju asal Kabupaten Bondowoso yang meninggal dunia pada Senin (11/9/2023) lalu. Selain berdampak pada psikologis atlit tinju yang frsustasi karena latihannya selama ini menjadi sia-sia, penghentian tersebut juga berdampak pada perolehan medali dari daerah yang menjadikan tinju sebagai lumbung medalinya.

“Dengan adanya penghentian pertandingan di cabor tinju itu jelas sangat berdampak pada raihan medali kami di Porprov kali ini. Karena setidaknya ada 10 medali yang kami targetkan di cabor itu,” tegasnya.

Berdasarkan rilis dari KONI Provinsi Jawa Timur, perolehan kontingen Kabupaten Probolinggo untuk 12 medali emas diraih dari cabor balap sepeda di nomor TTT (Team Time Trial) putra (Eza Raditya Pratama, Muhammad Iqbal, Maulana, Muhammad Shohibul dan Mirbat), berkuda Double Shoot putri (Syabila Putri Ramadani), arung jeram di nomor R6 Sprint PA (Agung Putra Pambudi, Hasan Safi’i, M Jaka Alfatih, Moh. Rizaldi, Moh. Sahlan, Muhammad Ramadani dan Muhammad Taufik).

Selanjutnya, arung jeram di nomor R6 Slalom PA (Agung Putra Pambudi, Hasan Safi’i, M Jaka Alfatih, Moh. Rizaldi, Muhammad Ramadani, Muhammad Taufik dan Moh. Sahlan), selam di nomor 1500 M Surface putra (Iskandar Putra), arung jeram di nomor R4 Down River Race PA (Agung Putra Pambudi, Hasan Safi’i, M Jaka Alfatih, Muhammad Ramadani dan Muhammad Taufik).

Serta, kick boxing di nomor Full Contact-56 kg putri (Shan Adena Evanthe), muaythai di nomor -81 kg putra (Imron Hafif), muaythai di nomor -48 kg putri (Ikke Nurhayati), muaythai di nomor -54 kg putri (Erfin Nofitarini), IBCA MMA di nomor MMA 51 kg putri (Adelia Az Zahroh) dan IBCA MMA di nomor Striking 42 kg putri Anindya Ayu Purwa).

Untuk 10 medali perak diraih dari cabor pencak silat di nomor Tanding putra kelas B (Chandra Firman Maulana), berkuda di nomor Fast Shooting Putri (Syabila Putri Ramadani), muaythai di nomor Wai Khru Putra (Dimas Lukito Wardhana), arung jeram di nomor R4 Head To Head Putra (Agung Putra Pambudi, Hasan Safi’i, M Jaka Alfatih, Muhammad Ramadani dan Muhammad Taufik).

Selanjutnya, arung jeram R6 Head To Head Putri (Raisyah Dwi Aurelia S., Della Amelia Putri, Rini Ramadani, Warda Nia Safira, Maulidia Kartika Nur Aini, Retno Ayu Utari dan Najmi Khiara Ramadhani), arung jeram R4 Slalom putri (Della Amelia Putri, Rini Ramadani, Warda Nia Safira, Retno Ayu Utari dan Najmi Khiara Ramadhani), anggar di nomor Perorangan Degen Puteri (Tri Yulia Lityawati).

Serta, arung jeram di nomor R6 Downriver Race Putri (Raisyah Dwi Aurelia S., Della Amelia Putri, Rini Ramadani, Warda Nia Safira, Maulidia Kartika Nur Aini, Retno Ayu Utari dan Najmi Khiara Ramadhani), tarung derajat di nomor Kelas 40,1-45 kg putri (Yusrolana Yudistira) dan paralayang di nomor Akurasi Beregu Campuran (putra dan putri) (Ade Syarif Hakim dan Zamitah Dea Rhein).

Kemudian 19 medali perunggu diraih oleh cabor hockey indoor di nomor indoor putri (Intan Priamitha, Zahrila Melania, Wilda Pinartika Sari Istiqomah, Yusrina Zaha Rini, Safana Aurella Putri Hariawan, Dinda Meisinta Dewi, Sulistyowati Munawaroh, Varrel Auralea Nararya Setyawan, Nabila Maharani, Diyanatul Isyobach Zaskia, Citra Dewi Nurhasanah dan Wasitha Nouvaliza Hasyah), balap sepeda di nomor ITT (Individual Time Trial) putri (Diajeng Putri Ayu Sabila).

Selanjutnya, balap sepeda di nomor Criterium Race Putri (Diajeng Putri Ayu Sabila), berkuda di nomor Double Shoot Putra (Moh Ilyas Zaimar), balap sepeda di nomor IRR (Individual Road Race) putri (Diajeng Putri Ayu Sabila), Tae Kwon Do di nomor Kyorugi Under 80 kg putra (Yhoga Aditya Permana), muaythai di nomor Wai Khru Putri (Rini Renita), muaythai di nomor Muayboran putri (Najla Nur Salsabila dan Rini Renita), senam di nomor Artistik putra palang tunggal (Lutfi Saiful Rizal), tarung derajat di nomor kelas 55,1-58 kg putra (Muhammad Nur Fikri).

Serta, tarung derajat di nomor kelas 64,1-67 kg putra (Alfito Danny Dhiaul Haq), wushu di nomor kelas 42 kg ke bawah putri (Rika Sasmita), kick boxing di nomor Low kick – 71 kg putra (Akhmad Daniel Rojes), muaythai di nomor -60 kg putri (Dhealova Eka Ismawati), muaythai di nomor -75 kg putra (Satrio DNF), binaraga di nomor kelas 75 kg putra (Rhico Bayu Setiawan), IBCA MMA di nomor striking 48 kg putri (Dewi Qurrotul Aini), IBCA MMA di nomor MMA 54 kg putra (Ribut) dan balap sepeda di nomor IRR putra (Eza Raditya Pratama, Muhammad Iqbal, Maulana, Muhammad Shohibul dan Mirbat). (wan)