Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Porprov 2023, Atlit Pencak Silat Raih Medali Perak

Porprov 2023, Atlit Pencak Silat Raih Medali Perak

Reporter : Syamsul Akbar
JOMBANG – Atlit cabang olahraga (cabor) pencak silat dibawah naungan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Probolinggo berhasil mempersembahkan medali pertama bagi kontingen Kabupaten Probolinggo dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VIII tahun 2023.

Medali tersebut diraih oleh Chandra Firman Maulana yang turun di kelas B putra dalam pertandingan di Auditorium Universitas Darul Ulum (Undar) Kabupaten Jombang. Ia kalah point di partai final dari pesilat asal Kota Surabaya M. Asadullah Dwi Octavianto. Dengan kekalahannya tersebut, Chandra hanya berhak untuk mendapatkan medali perak.

Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan mengaku sangat bangga dengan raihan medali pertama yang telah berhasil disumbangkan oleh cabor pencak silat tersebut. Raihan medali perak itu sudah sesuai dengan target yang dicanangkan oleh pengurus.

“Semoga raihan medali ini dapat memotivasi atlit dari cabor lainnya yang akan bertanding di ajang Porprov kali ini. Dengan modal medali ini kami harapkan atlit dari cabor lainnya bisa lebih baik lagi raihan medalinya,” katanya.

Sementara Pelatih Silat IPSI Kabupaten Probolinggo Rochim Hidayat menyampaikan keberhasilan salah satu atlitnya dalam meraih medali itu merupakan sejarah tersendiri bagi cabor pencak silat Kabupaten Probolinggo selama mengikuti ajang Porprov. Sebab selama keikutsertaannya di ajang antar daerah se-Jawa Timur tersebut nyaris para atlit silat Kabupaten Probolinggo hanya jadi penggembira saja.

“Ini sejarah baru bagi cabang olahraga pencak silat di ajang Porprov. Selama ini belum pernah ada atlit kami yang sampai mendapatkan medali seperti saat ini. Lebih spesial lagi, medali ini menjadi medali pertama bagi kontingen Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Rochim mengaku jika prestasi kali ini berkat hasil latihan keras atlitnya selama kurang lebih 6 bulan terakhir. Yakni melalui program pemusatan latihan yang intens disertai dengan try out serta evaluasi dari pihak pelatih.

“Meskipun belum seluruh atlit yang kami turunkan berhasil menyumbang medali. Namun target medali yang kami canangkan berupa medali perak berhasil kami penuhi, mengingat ketatnya persaingan olahraga silat di Jawa Timur,” pungkasnya. (wan)