Depan > Kesehatan > Plt Bupati Timbul Kukuhkan Ketua TPPS, Duta GenRe dan Duta Stunting Kecamatan

Plt Bupati Timbul Kukuhkan Ketua TPPS, Duta GenRe dan Duta Stunting Kecamatan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengukuhkan Camat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan sebagai Duta GenRe dan Duta Stunting masa bhakti 2022-2025 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (31/3/2022).

Pengukuhan Ketua TPPS, Duta GenRe dan Duta Stunting ini dilakukan dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) tahun 2022 oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Probolinggo.

Prosesi pengukuhan Duta GenRe dan Duta Stunting ditandai dengan penyematan slempang dan penyerahan SK (Surat Keputusan) Camat sebagai Ketua TPPS Kecamatan secara simbolis kepada Camat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kraksaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukamto, Kepala Bidang PP & KK DP3AK Provinsi Jawa Timur Siti Cholisoh, perwakilan OPD terkait, Camat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, kepala puskesmas, penyuluh, swasta, organisasi profesi, ormas pemuda dan keagamaan di Kabupaten Probolinggo.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menekankan kepada semua Kepala OPD, camat dan kepala desa serta pihak-pihak yang tergabung dalam Tim Pencegahan Stunting untuk dapatnya melakukan rencana aksi yang telah ditetapkan sesuai peran tugas dan fungsi masing-masing dengan melakukan sinergitas dan kolaborasi sehingga diharapkan terjadi penurunan angka stunting yang signifikan.

“Manfaatkan sumber anggaran yang ada sesuai peraturan dan perundangan yang telah ditetapkan melalui perencanaan yang benar sesuai kebutuhan dan dilaksanakan dengan monitoring dan evaluasi yang baik agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Plt Bupati Timbul, keberhasilan pembangunan diukur bukan seberapa besar anggaran yang dikeluarkan, namun seberapa manfaat kegiatan pembangunan yang dilakukan dirasakan oleh masyarakat.

“Gerakan pencegahan stunting ini sebenarnya sudah lama dilakukan dan kita hanya merefresh kembali. Saya harapkan kepada Camat yang sudah dikukuhkan agar segera melakukan konsolidasi dan merapatkan barisan untuk membentuk tim-tim yang lain di desa supaya gerakan ini betul-betul massif sampai ke desa,” pungkasnya. (wan)