Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Penuhi Stok Darah PMI, Pemerintah Kecamatan Pakuniran Gelar Donor Darah

Penuhi Stok Darah PMI, Pemerintah Kecamatan Pakuniran Gelar Donor Darah

Reporter : Syamsul Akbar
PAKUNIRAN – Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan stok darah pada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kecamatan Pakuniran bersama lintas sektor, FKKS (Forum Komunikasi Kecamatan Sehat), lembaga pendidikan serta pemerintah desa menggelar kegiatan donor darah di Pendopo Kecamatan Pakuniran, Selasa (14/2/2023).

Donor darah ini diikuti oleh jajaran Forkopimka Pakuniran bersama petugas dari Polsek dan Koramik, Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya), lembaga pendidikan, PPK, Panwascam, lintas sektor serta aparat pemerntah desa se-Kecamatan Pakuniran.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Pakuniran Imron Rosyadi bersama dengan jajaran Pemerntah Kecamatan Pakuniran turut serta donor darah dengan menyumbangkan darahnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

“Kami membantu masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya. Kami ingin berkontribusi kepada PMI bahwa warga masyarakat di Kecamatan Pakuniran akan menyumbangkan darahnya melalui PMI,” kata Camat Pakuniran Imron Rosyadi.

Menurut Imron, banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan ikut kegiatan donor darah. Bagi pendonor, tentunya akan mengetahui kesehatannya. Sebab sebelum donor darah, pendonor akan dilakukan skrining terlebih dahulu kesehatannya.

“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan saya dinyatakan sehat dan bisa ikut donor darah. Setelah ikut donor darah, badan terasa sangat enteng. Kata dokter, ada regenerasi sel darah merah. Dengan ikut donor darah, sel darah yang mungkin terlalu lama tidak dikeluarkan akan tergantikan oleh sel-sel darah merah yang baru sehingga bisa lebih sehat,” jelasnya.

Dengan donor darah jelas Imron, tentunya bisa membantu sesama apabila betul-betul terjadi sesuatu yang tidak diinginkan misalnya kecelakaan atau pendarahan sehingga darah dari masyarakat ini bisa dinikmati oleh yang dibutuhkan.

“Kami mengharapkan kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Pakuniran untuk bersama-sama mendonorkan darahnya. Selain sehat, donor darah juga untuk membantu sesama yang membutuhkan darah,” tegasnya.

Imron menambahkan ingin menjadikan kegiatan donor darah ini sebagai agenda rutin. Oleh karena itu, PMI diminta untuk membuat jadwal kepada pihak Kecamatan Pakuniran terkait teknis pelaksanaan donor darah.

“Tetapi informasinya jangan mendadak, minimal kurang 2 minggu kami sudah mendapatkan kepastian. Karena kegiatan ini butuh persiapan dan koordinasi baik tempat maupun orang yang akan ikut donor darah,” tambahnya.

Sementara Teknisi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Probolinggo Eko Priyo Santoso mengatakan stok darah yang ada di PMI Kabupaten Probolinggo sangat menipis. Hingga saat ini stok darahnya ada sekitar 216 kantong. Terdiri dari golongan darah O sebanyak 78 kantong, golongan darah B sebanyak 43 kantong, golongan darah A sebanyak 64 kantong dan golongan darah AB sebanyak 31 kantong.

“Idealnya untuk memenuhi permintaan akan darah, harusnya dalam sebulan tersedia stok sebanyak 600 darah. Sementara PMI dalam sebulan hanya mampu menyiapkan sekitar 500 kantong saja. Paling banyak dibutuhkan adalah golongan darah O dan B. Sementara golongan darah A dan AB jarang,” ujarnya.

Untuk memenuhi stok darah tersebut jelas Priyo, PMI bersinergi dengan berbagai pihak melakukan jemput bola untuk mengadakan kegiatan donor darah. Namun biasanya, setiap pendonor itu tidak bisa semuanya bisa lolos mendonorkan darahnya. Jika tensi darahnya terlalu tinggi atau Hbnya terlalu rendah maka tidak bisa ikut donor darah.

“Untuk di Kecamatan Pakuniran ini ada 88 orang yang mendaftarkan diri ikut donor darah. Tetapi setelah dilakukan skrining, hanya ada 52 orang yang bisa mendonorkan darahnya. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan dan setiap 3 bulan sekali bisa mengadakan kegiatan donor darah untuk membantu pemenuhan stok darah di PMI Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)