Sunday, April 14, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Pengurus Kabupaten PBSI Probolinggo Resmi Dilantik

Pengurus Kabupaten PBSI Probolinggo Resmi Dilantik

Reporter : Syamsul Akbar
MARON – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Probolinggo masa bakti 2021-2025 resmi dilantik di GOR Wijaya Desa Maron Kidul Kecamatan Maron, Minggu (13/11/2022) siang.

Pelantikan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum II Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Timur Ervan Priambodo ini dihadiri oleh Plt Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo dr Mansur, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan, Kepala Bidang Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo Yuliati serta Camat Maron Hari Kriswanto.

Dalam kepengurusan tersebut, Ketua Umum dijabat Fathur Rozi, Ketua Harian dijabat Hengki C Saputra, Sekretaris dijabat Hermawan Setyadi dan Bendahara dijabat Aris Purwanto. Dalam menjalankan tugas mereka dibantu Bidang Pembinaan Prestasi, Bidang Organisasi, Bidang Pengembangan Daerah dan Komunitas Bulutangkis, Bidang Keabsahan, Sistem Informasi Humas dan Media, Bidang Turnamen, Perwasitan dan Referee, Bidang Dana dan Usaha serta Bidang Sarana dan Prasarana.

Prosesi pelantikan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan pataka PBSI oleh Wakil Ketua Umum II Pengprov Jawa Timur Ervan Priambodo dan Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo Fathur Rozi. Diakhiri dengan pengucapan janji Pengkab PBSI Probolinggo masa bakti 2021-2025.

Wakil Ketum II Pengprov Jawa Timur Ervan Priambodo mengatakan proses periodesasi dalam cabang olahraga bulutangkis itu berlaku 4 (empat) tahun. Dalam sebuah proses periodesasi itu ada dinamika, suka tidak suka pegiat bulutangkis harus tetap melaksanakan mulai pengkab, pengprov hingga PB (Pengurus Besar).

“Semua harus semangat duduk bersama dalam organsiasi untuk mensupport sejatinya untuk bergerak menciptakan prestasi dan mendorong kolaborasinya olahraga bulutangkis mulai dari PBSI, KONI dan Disporapar. Dengan periodesasi itu diharapkan ada marwah yang terus melekat pada fungsi organisasi setelah adanya pelantikan,” katanya.

Menurut Ervan, fungsi organisasi supportingnya total, terutama pembinaan prestasi untuk mensupport prestasi di dalam pembinaan supaya database dan status atlit sudah diputuskan oleh Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo untuk pembinaan. “Harapannya prestasi yang sudah ada dipertahankan dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Sementara Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo Fathur Rozi mengaku setelah pelantikan ini akan membangun soliditas pengurus internal Pengkab PBSI Probolinggo. Organisasi PBSI ini merupakan organisasi pembinaan atlit di bidang olahraga bulutangkis. Soliditas pengurus itu menjadi suatu keharusan dan keniscayaan.

“Selain itu, bagaimana melakukan aktifitas kepada klub yang ada di Kabupaten Probolinggo dalam pembinaan atlitnya. Sebab memang ending dari organisasi olahraga itu adalah prestasi atlit. Tentu yang akan kita dorong dan Insya Allah kedepan akan kita hidupkan kembali Puslatcab, Pelatcab dan Pelatkab di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Rozi mengharapkan di tahun 2023 mendatang prestasi akan membaik dan akan lebih baik. Tetapi prestasi itu didapat dari hasil pembinaan, bukan prestasi didapat dengan cara membeli atlit.

“Prestasi yang didapat melalui pembinaan itu akan jauh lebih baik. Sebab pembinaan yang berhasil bukan karena prestasinya tetapi pembinaannya yang ditunjukkan dengan prestasi. Kalau orientasinya prestasi dalam arti perolehan medali, maka kita juga bisa membeli atlit-atlit di luar daerah,” pungkasnya. (wan)