Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Pengurus Forikan Kabupaten Probolinggo Resmi Dikukuhkan

Pengurus Forikan Kabupaten Probolinggo Resmi Dikukuhkan

Reporter : Syamsul Akbar
KREJENGAN – Pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Probolinggo periode 2022-2027 resmi dikukuhkan di Iyon’s Café Desa Sentong Kecamatan Krejengan, Selasa (29/11/2022) siang.

Pengukuhan pengurus Forikan Kabupaten Probolinggo ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono. Kepengurusan ini dikukuhkan berdasarkan Keputusan Bupati Probolinggo Nomor : 523/905/426.32/2022 Tentang Pembentukan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Probolinggo periode 2022-2027.

Dalam kepengurusan Forikan tersebut, Ketua Umum dijabat oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ketua Harian dijabat Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo, Wakil Ketua Harian I dijabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo, Wakil Ketua Harian II dijabat Ketua DWP Diskan Kabupaten Probolinggo dan Sekretaris dijabat Kepala Bidang Bina Usaha Perikanan Diskan Kabupaten Probolinggo.

Prosesi pengukuhan pengurus Forikan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara pengukuhan, penyematan PIN Forikan serta penyerahan SK Kepengurusan Forikan Kabupaten Probolinggo periode 2022-2027 oleh Sekda Soeparwiyono kepada Ketua Umum Forikan Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko.

Pengukuhan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Camat Krejengan Bambang Heriwahjudi dan Forkopimka Krejengan serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan A’at Kardono.

Plt Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi menyampaikan sesuai rilis data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, angka konsumsi ikan Kabupaten Probolinggo tahun 2020 adalah sebesar 38,44 kg/kapita/tahun dan meningkat pada tahun 2021 menjadi sebesar 49,62 kg/kapita/tahun.

“Peningkatan ini cukup menggembirakan bagi kita semua karena melebihi angka konsumsi ikan Provinsi Jawa Timur yaitu 42,45 kg/kapita/tahun. Namun angka konsumsi ikan Kabupaten Probolinggo ini masih dibawah nasional yang mencapai 55,37 kg/kapita/tahun. Sehingga kita masih perlu meningkatkan lagi di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

Sementara Ketua Umum Forikan Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko mengungkapkan keluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat mempunyai peranan penting dalam pembentukan sumberdaya manusia.

“Sumberdaya manusia haruslah dibentuk sejak usia dini, terutama saat dalam kandungan hingga usia balita dimana perkembangan fisik dan mental pada fase ini pesat sekali. Pada fase ini diperlukan pemberian nutrisi dan gizi yang baik. Asupan yang sehat dan bergizi bermanfaat untuk pertumbuhan fisik dan membentuk kecerdasan anak,” ujarnya.

Istri Wakil Bupati Probolinnggo ini menegaskan selama ini kita kurang begitu memperhatikan pentingnya menu yang sehat dan berimbang terhadap perkembangan anak. Umumnya komposisi gizi dari makanan yang dikonsumsi sebagian besar terdiri atas karbohidrat dan lemak. Kita sudah merasa cukup asalkan anak sudah merasa kenyang.

“Melalui Forikan, kita perlu lebih aktif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang nutrisi yang sehat dan berimbang serta nilai lebih dari konsumsi ikan. Banyak cara yang bisa dilakukan baik melalui sosialisasi keutamaan nilai gizi yang terkandung dalam daging ikan maupun berkreasi dengan produk olahan berbahan ikan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga,” tegasnya.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono mengatakan Forikan dibentuk sebagai forum untuk menyatupadukan gerak dan langkah semua unsur yang terkait serta bertanggungjawab terhadap suksesnya gerakan peningkatan konsumsi ikan, baik dari kalangan pemerintah, swasta maupun masyarakat.

“Gerakan peningkatan konsumsi ikan ini tentunya dimulai dengan upaya peningkatan kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan. Selanjutnya kesadaran mengkonsumsi ikan akan menumbuhkan budaya gemar makan ikan dan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Pada akhirnya budaya gemar makan ikan akan mendorong permintaan terhadap produk perikanan sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi sektor perikanan,” katanya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, dengan menarik benang merah antara tujuan dibentuknya Forikan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia, setidaknya Forikan ikut berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Probolinggo yaitu kontribusi terhadap terciptanya generasi yang sehat dan cerdas serta meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

“Pengukuhan pengurus Forikan masa bakti 2022-2027 ini menjadi penanda bahwa langkah gerak peningkatan konsumsi ikan melalui budaya gemar makan ikan di Kabupaten Probolinggo akan dilaksanakan secara terpadu baik oleh pemerintah, swasta dan masyarakat,” jelasnya.

Sekda Soeparwiyono mengharapkan seluruh pengurus dapat melaksanakan amanah ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, dapat memperkuat koordinasi, keterpaduan langkah dan tindakan dari seluruh instansi terkait, karena pengurus Forikan adalah insan-insan yang mempunyai kapasitas dan kapabilitas sebagai inspirator dan aktivator gerakan memasyarakatkan makan ikan.

“Saya percaya bahwa Forikan Kabupaten Probolinggo mampu memberikan kontribusi positif terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam pencapaian tujuan pembangunan,” pungkasnya. (wan)