Sunday, May 19, 2024
Depan > Pemerintahan > Pemkab-PT Wisata Lawu Tawangmangu Teken Perjanjian KSP Pengelolaan Taman Wisata Pantai Bentar

Pemkab-PT Wisata Lawu Tawangmangu Teken Perjanjian KSP Pengelolaan Taman Wisata Pantai Bentar

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan PT Wisata Lawu Tawangmangu melakukan penandatanganan (teken) dokumen perjanjian Kerjasama Pemanfaatan (KSP) untuk pengelolaan taman wisata Pantai Bentar, Rabu (20/3/2024).

Penandatanganan ini dilakukan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dan Direktur Utama PT Wisata Lawu Tawangmangu Parmin Sastro Wijono di ruang Nusantara di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Tutug Edi Utomo, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) M Sjaiful Effendi, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kristiana Ruliani dan Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bambang Heriwahjudi.

Untuk pengelolaan Kawasan wisata Pantai Bentar ini nilai kontribusi tetap yang diberikan oleh PT Wisata Lawu Tawangmangu sebesar Rp 415.000.000 dan pembagian keuntungan sebesar 35% untuk Pemkab Probolinggo dengan jangka waktu pengelolaan selama 20 tahun.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan dengan adanya PKS pengelolaan taman wisata Pantai Bentar dengan pihak ketiga ini diharapkan nantinya ada pengelolaan yang lebih professional dan lebih fokus dalam mengelola Pantai Bentar.

“Harapan ke depan lambat laun keberadaan Pantai Bentar yang berada di Desa Curahsawo Kecamatan Gending ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Sementara Plt Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Bambang Heriwahjudi mengharapkan semoga kawasan Pantai Bentar bisa dikelola dengan lebih profesional, sehingga semakin menarik, atraktif dan berkesan.

“Dengan demikian masyarakat terpuaskan saat menikmati alam pantai, hutan mangrove sekaligus event maupun wahana yang disiapkan oleh pengelola sehingga menjadi tempat beristirahat sejenak bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan dari atau menuju ke Bali dan lain sebagainya,” harapnya. (wan)