KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semester I Tahun 2026 di ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan sekaligus menyempurnakan tata kelola pelaksanaan program prioritas nasional tersebut di Kabupaten Probolinggo.
Rakorev dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi didampingi perwakilan Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Probolinggo Aldo. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat yang tergabung dalam Satgas MBG Kabupaten Probolinggo serta Koordinator Kecamatan (Korcam) Program MBG.
Dalam arahannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi menegaskan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyukseskan Program MBG. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, terdapat 18 bentuk dukungan yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah melalui OPD terkait.
Dukungan tersebut antara lain penyediaan lahan untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pembangunan sarana dan prasarana pendukung, penyediaan sanitasi dan air bersih di sekolah, percepatan perizinan bangunan SPPG, penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), pengawasan keamanan dan mutu pangan hingga penguatan rantai pasok bahan pangan lokal.
Selain itu, pemerintah daerah juga bertugas meningkatkan kapasitas petani, peternak, nelayan, koperasi, pelaku UMKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penyedia bahan pangan segar, melakukan edukasi gizi dan perilaku hidup sehat, mengoptimalkan sumber daya manusia serta menggerakkan pemerintah desa agar mendukung keberhasilan Program MBG.
“Delapan belas poin dukungan tersebut harus menjadi perhatian seluruh OPD sesuai tugas dan kewenangannya. Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Probolinggo agar pelaksanaannya semakin optimal,” katanya.

Sjaiful menjelaskan pemerintah daerah melalui Satgas MBG juga memiliki tugas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala terhadap operasional SPPG. “Langkah tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN),” lanjutnya.
Menurut Sjaiful, hasil monitoring yang telah dilakukan menemukan sejumlah catatan yang akan disampaikan kepada BGN melalui Koordinator Wilayah sebagai bahan evaluasi agar segera ditindaklanjuti.
“Pertemuan ini juga menjadi forum evaluasi kinerja Satgas MBG tingkat kabupaten maupun kecamatan bersama Korwil dan Korcam. Kami ingin memastikan sinergi dan komunikasi antar pihak semakin baik sehingga pelaksanaan Program MBG dapat berjalan efektif,” jelasnya.
Dalam rakorev tersebut, sejumlah Perangkat Daerah turut menyampaikan dukungannya. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjelaskan prosedur penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyatakan kesiapan mendukung aspek keamanan, termasuk pencegahan kebakaran di lokasi SPPG.
Di sisi lain, Dinas Perikanan mendorong pemanfaatan ikan sebagai salah satu sumber protein dalam menu MBG guna meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat. Perwakilan Camat juga mengusulkan agar penentuan lokasi pembangunan SPPG melibatkan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa agar sesuai dengan kebutuhan wilayah.
Sjaiful menambahkan masih terdapat beberapa hal yang perlu segera ditindaklanjuti, di antaranya percepatan pembangunan infrastruktur pendukung seperti sanitasi dan akses jalan menuju SPPG, percepatan persetujuan bangunan gedung, penerbitan SLHS, penguatan ketersediaan bahan pangan lokal, peningkatan kapasitas pelaku usaha pangan hingga edukasi gizi kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh OPD dapat menyampaikan kendala maupun masukan sehingga setiap persoalan dapat segera dicarikan solusi bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Probolinggo diharapkan mampu berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
