Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Pemkab Probolinggo Matangkan SK dan Pelantikan Forum TJSLP 2026–2029

Pemkab Probolinggo Matangkan SK dan Pelantikan Forum TJSLP 2026–2029

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar rapat koordinasi (rakor) penyusunan Surat Keputusan (SK) serta persiapan pelantikan pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) periode 2026–2029 di ruang pertemuan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Jum’at (27/2/2026).

Rakor tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi dan diikuti sejumlah perwakilan perusahaan yang tergabung dalam forum, di antaranya PT Paiton Operation and Maintenance Indonesia (POMI), PG Wonolangan, PT PLN Nusantara Power UP Paiton, PT BPD Jatim Cabang Kraksaan, PT Sasa Inti, RS Rizani, PT Transjawa Paspro, Perhutani, PT HM Sampoerna dan PG Gending.

Dalam rakor tersebut, peserta melakukan pembahasan dan penyempurnaan draft SK yang memuat susunan kepengurusan dan keanggotaan Forum TJSLP. Hasilnya, struktur kepengurusan dan keanggotaan disepakati serta disetujui seluruh perusahaan yang tergabung.

Selain finalisasi draft SK, rakor juga membahas kesiapan pelaksanaan pelantikan Pengurus Forum TJSLP periode 2026–2029. Pelantikan akan dilaksanakan setelah SK resmi disahkan oleh Bupati Probolinggo.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi mengatakan pembentukan Forum TJSLP merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

“Forum TJSLP ini bukan sekadar wadah formalitas, tetapi menjadi ruang sinergi yang konkret antara Pemerintah Daerah dan perusahaan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Probolinggo secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Sjaiful, melalui forum tersebut program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dapat diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah sehingga lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin program CSR perusahaan yang ada di Kabupaten Probolinggo terintegrasi dengan program prioritas daerah. Dengan begitu, kontribusi dunia usaha akan lebih terukur dan selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Probolinggo SAE,” tegasnya.

Sjaiful berharap, setelah pelantikan pengurus definitif, Forum TJSLP dapat segera menyusun rencana kerja yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Dengan kepengurusan yang solid dan komitmen bersama, saya optimistis Forum TJSLP mampu menjadi motor penggerak kolaborasi pembangunan daerah,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info