Friday, September 17, 2021
Depan > Pemerintahan > Pemkab-Kemenkominfo Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City

Pemkab-Kemenkominfo Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) tahap I penyusunan masterplan kota cerdas (Smart City) Kabupaten Probolinggo.

Dikarenakan saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, bimtek yang berlangsung selama 2 hari, Senin hingga Selasa (6-7/9/2021) di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo tersebut diikuti secara online dan offline.

Tim pelaksana Smart City yang merupakan perwakilan dari 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti bimtek secara offline yang dibagi menjadi 6 kelompok bidang diskusi. Yakni bidang Smart Government, Smart Branding, Smart Ekonomi, Smart Living, Smart Society dan Smart Enviroment.

Sedangkan para anggota dewan smart city mengikuti bimtek secara online, diantaranya Sekretaris Daerah, para Asisten, Inspektur, pimpinan OPD, Direktur RSUD, BUMN/BUMD, akademisi, Camat dan beberapa perusahaan swasta mitra Pemkab Probolinggo.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dalam sambutannya mengaku sangat bangga atas terpilihnya Kabupaten Probolinggo dalam penyusunan Masterplan Smart City bersama 51 Kabupaten/Kota se Indonesia dalam rangka Program Gerakan Menuju Smart City pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan Ibu Kota Negara Baru.

“Pembangunan berbasis Smart City pada pemerintahan kota dan kabupaten merupakan sebuah strategi yang komprehensif, inklusif, efektif dan efisien. Terobosan baru dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi yang inovatif dan kreatif harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang semakin berkembang dan kompleks,” kata Heri Sulistyanto saat membuka secara resmi bimtek tahap I Penyusunan Masterplan Smart City, Senin (6/9/2021) pagi.

Selanjutnya agar program smart city bisa sesuai dengan yang diharapkan, Heri menekankan perlunya peningkatan keterampilan dan profesionalitas pegawai yang ditugasi menangani Smart City. Selain itu Smart City tidak hanya selalu soal penggunaan teknologi atau pembangunan fisik semata, yang lebih penting adalah bagaimana dapat membangun pola pikir, sikap dan karakter masyarakat yang lebih baik.

“Smart City harus berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan. Harapannya Smart City dapat mendukung suksesnya Program Strategi Nasional di Kabupaten Probolinggo yaitu pengembangan pariwisata Gunung Bromo sebagai kawasan pariwisata prioritas nasional dan kawasan wisata lainnya,” sebutnya.

Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian dalam laporannya menyampaikan, bimtek yang dilaksanakan ini merupakan tahap satu dari empat tahapan yang dijadwalkan dalam penyusunan masterplan Smart City.

Yulius menyampaikan bahwa materi bimtek disampaikan langsung oleh tim pembimbing yang telah ditunjuk Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo. Oleh karenanya tim pelaksana Smart City yang terbagi dalam enam dimensi tersebut agar mengikuti bimtek dengan seksama sehingga dapat membangun masterplan yang berfokus kepada industri wisata strategis.

“Tujuan bimtek ini untuk menyusun rencana kota cerdas di Kabupaten Probolinggo agar kemudian tercipta integrasi dan sinergi antara perencanaan pengembangan smart city di tingkat pusat dan daerah. Melalui bimtek kita juga diharapkan mampu berpikir cerdas dan jernih guna menentukan program unggulan Kabupaten Probolinggo,” tandasnya. (dra)