Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab-HIPMIKIMDO Gelar Kurasi Produk UMKM

Pemkab-HIPMIKIMDO Gelar Kurasi Produk UMKM

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro bersama dengan Himpunan Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (HIPMIKIMDO) Kabupaten Probolinggo menggelar kurasi produk UMKM Kabupaten Probolinggo, Jum’at (1/10/2021) siang di Rumah UMKM Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang diikuti oleh 50 orang pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto, Ketua DPD HIPMIKIMDO Provinsi Jawa Timur Bambang Wahyuono dan Development Strategic Direktor PT Tri Daya Berdikari Jerry Dwi C.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan kurasi produk UMKM merupakan proses penyeleksian terhadap produk UMKM yang telah didaftarkan sebelum produk tersebut dapat dipasarkan dan mampu menembus pasar modern, bahkan layak untuk di ekspor.

“Nantinya konsultan akan mengurasi produk UMKM Kabupaten Probolinggo yang memenuhi standar sesuai dengan kebutuhan dari konsultan tersebut. Setelah produk UMKM yang telah dikurasi produknya akan dimasukkan dalam Papua Mart yang akan dipasarkan di seluruh wilayah Indonesia melalui HIPMIKIMDO,” katanya.

Menurut Anung, selama ini Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo sudah melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan salah satunya berupa branding produk dan memfasilitasi legalitas terhadap pelaku usaha. “Kurasi ini sangat penting bagi para pelaku usaha karena untuk mengukur kualitas, kuantitas dan kontinuitas setiap produk UMKM,” jelasnya.

Selain itu jelas Anung, kriteria penilaian dalam kurasi tersebut meliputi kualitas produk, kemasan Berstandar Nasional Indonesia, komposisi yang tertera di kemasan, pencantuman tanggal kadaluarsa serta mengantongi sertifikat halal, ukuran, gram dan sertifikat P-IRT.

“Para pelaku usaha yang sudah dikurasi harus menyediakan minimal 10% produknya. Sewaktu-waktu ada permintaan dari suplier bisa langsung dikirim produk tersebut,” tegasnya.

Anung menambahkan setelah diinventarisasi produk-produk di Kabupaten Probolinggo ini ternyata ada banyak item dan jenisnya. Salah satunya produk olahan bawang merah Hunay. Ini luar biasa sekali potensinya.

“Oleh karena itu perlu kita lakukan kurasi agar produk UMKM itu menjadi produk yang menarik dan enak hingga mampu bersaing dan menembus pasar-pasar modern serta bisa menjadi UMKM yang mandiri, kuat, tangguh dan mempunyai nilai daya saing,” pungkasnya.

Sementara Ketua HIPMIKIMDO Provinsi Jawa Timur Bambang Wahyuono mengaku sangat senang sekali dengan kegiatan kurasi produk UMKM Kabupaten Probolinggo yang sebenarnya merupakan sebuah pembinaan.

“Dari kurasi produk UMKM ini nantinya aka nada masukan terhadap produk UMKM yang ada di Kabupaten Probolinggo mulai dari kemasan dan lain sebagainya. Intinya produk UMKM ini nantinya bisa dipasarkan di pasar-pasar modern seluruh Indonesia,” ujarnya.

Bambang menjelaskan ada dua program DPD HIPMIKIMDO Provinsi Jawa Timur yang saat ini sedang dilakukan di Kabupaten Probolinggo. Yakni, membuat distributor produk UMKM nasional serta B2B atau Business to Business yang merupakan penjualan produk yang diberikan oleh satu bisnis dan diperuntukan untuk bisnis lainnya.

“Saat ini pandemi Covid-19 sudah mulai berkurang dan pelaku UMKM sudah berproduksi kembali. Mudah-mudahan langkah yang baik dan semua yang akan kita lakukan diridhoi oleh Allah SWT,” harapnya.

Selanjutnya Development Strategic Direktor PT Tri Daya Berdikari Jerry Dwi C menerangkan tentang produk-produk UMKM yang layak dan dapat dipasarkan di pasar modern.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan kurasi terhadap satu persatu produk UMKM Kabupaten Probolinggo yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Probolinggo. Harapannya, produk UMKM yang masih belum sesuai dengan kebutuhan pasar modern agar segera dilakukan perbaikan. (wan)