Monday, September 20, 2021
Depan > Pemerintahan > Pemkab Gelar Bimtek Aplikasi CMS dan Simda Keuangan 4.0

Pemkab Gelar Bimtek Aplikasi CMS dan Simda Keuangan 4.0

Reporter : Syamsul Akbar
SITUBONDO – Dalam rangka percepatan proses pencairan SP2D dan pembayaran pajak yang efektif dan efesien, Badan Keuangan Daerah bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Kraksaan mengadakan bimbingan teknis (bimtek) aplikasi Cash Management System (CMS) dan Simda Keuangan 4.0 Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo di Hotel Utama Raya, Kamis dan Jum’at (9-10/9/2021).

Bimtek yang dibuka oleh Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Soedijanto didampingi PBO Bank Jatim Cabang Kraksaan Imam Nugroho ini diikuti oleh Bendahara Pengeluaran, Bendahara Pengeluaran Pembantu dan Pejabat Pengelola Keuangan SKPD se-Kabupaten Probolinggo.

“SP2D Online merupakan sistem elektronik yang terhubung secara online yang mengintegrasikan aplikasi keuangan Pemerintah Daerah, sistem perbankan, sistem billing DJP dan sistem MPN G3 (DJPb) sehingga memudahkan monitoring dan transparansi pencairan dana maupun pembayaran pajak,” kata Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Soedijanto.

Dalam bimtek ini, Bendahara Pengeluaran melakukan proses entry data bukti pengeluran melalui SIMDA Keuangan untuk kemudian mentransaksikannya melalui aplikasi CMS. “Laporan keberhasilan transaksi dapat langsung terekam pada SIMDA Keuangan sehingga Bendahara Pengeluaran tidak perlu lagi menginput data transaksi dan data pajak,” jelasnya.

Menurutnya, didalam aplikasi CMS Pemda terdapat fitur untuk Create ID Billing, payment pajak dan pindah buku (pencairan SP2D). Apabila pihak Pemerintah Daerah belum melakukan create id billing melalui aplikasi SIMPONI dapat dibantu melalui Aplikasi CMS Pemerintah Daerah sehingga transaksi SP2D dapat dilakukan secara bersamaan dan real time. Hal ini meringankan BUD dalam melakukan kevalidan NTPN Pajak yang berhubungan dengan Laporan Pajak ke KPP Pratama dan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan.

“Apabila proses pencairan SP2D dan pembayaran pajak dapat berjalan efektif dan efisien, maka pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Probolinggo akan transparan dan akuntabel menuju Kabupaten Probolinggo smart-city dan modern,” pungkasnya. (wan)