Monday, September 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pelatihan Koperasi, UKM dan Kelompok Strategis Bagi Gerakan Koperasi Berbasis Perempuan

Pelatihan Koperasi, UKM dan Kelompok Strategis Bagi Gerakan Koperasi Berbasis Perempuan

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro bekerja sama dengan UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur memberikan pelatihan koperasi, UMKM dan kelompok strategis di Café & Resto Pantai Binor Harmony Desa Binor Kecamatan Paiton, Senin hingga Rabu (13-15/9/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang dari unsur gerakan koperasi berbasis perempuan di Kabupaten Probolinggo. Selama 3 (tiga) hari mereka mendapatkan materi dari widyaiswara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur dan tim narasumber dari Cetak Offset Malang, Lapenkop Jawa Timur dan Dekopinda Kabupaten Probolinggo.

Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Iva Chandraningtyas mengungkapkan kegiatan ini dilakukan dalam rangka peningkatan SDM pengelola koperasi khususnya di Kabupaten Probolinggo.

“Tujuannya bagaimana teman-teman ini yang semuanya ibu-ibu nantinya diasah ketrampilan dan pengetahuannya. Bagaimana bisa nanti menyiapkan produk unggulan kemasan yang cukup cantik yang area wisata. Jadi nanti pengelolaannya baik melalui koperasi, dimana anggotanya adalah pengusaha mikro yang mampu menyediakan berbagai produk olahan dari Pantai Binor,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini Iva mengharapkan mereka nanti mampu untuk bersaing, mampu untuk memberikan yang terbaik produk kemasan sebagai oleh-oleh daerah wisata. Tentunya bisa mereka pasarkan setelah kemasannya bagus dionline market place atau media marketing apapun.

“Mereka dilatih terkait dengan pemasaran online, pakcingnya, mendesain packing, wawasan perkoperasian dan pengelolaannya bagaimana membukukan supaya koperasi maupun usahaya bisa terlihat berapa laba dan keuntungannya serta omsetnya,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan di tengah semangat reformasi total dan pembaharuan koperasi untuk mewujudkan tata laksana koperasi yang baik (good cooperative governance) dan membangun modernisasi koperasi.

“Kita dihadapkan pada badai pandemi Covid-19 dan persaingan global revolusi industri 4.0 yang secara langsung atau tidak langsung telah memaksa koperasi untuk melakukan percepatan pembaharuan koperasi menjadi lebih baik, modern dan berdaya saing,” katanya.

Untuk itu jelas Anung, koperasi harus menyiapkan diri dan berbenah dengan melakukan pembaharuan sistem tata laksananya yang meliputi aspek organisasi, usaha dan keuangan. Koperasi harus keluar dari kebiasaan, adaptif terhadap perubahan dan terus meningkatkan ketangguhan serta terus memperkuat daya saing di tengah persaingan global revolusi industri 4.0.

“Kunci sukses koperasi adalah pada komitmen koperasi dari, oleh dan untuk anggota serta pendidikan perkoperasian bagi anggota. Digitalisasi saat ini menjadi keniscayaan. Untuk itu insan-insan koperasi harus mau dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Untuk menjadi koperasi modern yang tangguh, sehat dan mandiri, koperasi harus sehat organisasi, sehat usaha dan sehat keuangan,” pungkasnya. (wan)