Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > NAAT Kabupaten Probolinggo Dikukuhkan, Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Nasab

NAAT Kabupaten Probolinggo Dikukuhkan, Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Nasab

PROBOLINGGO – Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT) Kabupaten Probolinggo resmi memiliki kepengurusan periode 2026–2031. Organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi antar keturunan, pencatatan nasab, sekaligus melestarikan nilai dakwah dan peninggalan leluhur.

Pengukuhan dan pelantikan DPC NAAT Kabupaten Probolinggo berlangsung di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Selasa (22/9/2026).

Pengurus DPC NAAT Kabupaten Probolinggo dikukuhkan dan dilantik secara resmi oleh Ketua Umum DPP NAAT KH. R. Ilzamuddin Sholeh. Dalam kepengurusan tersebut, Ustadz Imam Taufig terpilih sebagai Ketua DPC NAAT Kabupaten Probolinggo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto yang mewakili Bupati Probolinggo serta Ketua Syuriyah DPP NAAT KH. Hasan Ahsan Malik (Non Alex) dan Ketua Umum DPP NAAT KH. R. Ilzamuddin Sholeh.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto dalam kegiatan pengukuhan pengurus DPC NAAT Kabupaten Probolinggo periode 2026-2031. (Foto : Kominfo/Mujiono)

Pembentukan DPC NAAT Kabupaten Probolinggo memiliki sejumlah tujuan, mulai dari pencatatan nasab secara kolektif, menjadi wadah silaturahmi atau ukhuwah, melestarikan nilai-nilai dakwah hingga memperkuat peran sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Ketua Syuriyah DPP NAAT KH. Hasan Ahsan Malik mengatakan kepengurusan yang terbentuk saat ini masih perlu terus diperluas agar dapat merangkul seluruh Bani yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Kami mohon maaf apabila selama ini yang masuk di DPC tidak terwakili oleh semua Bani, karena memang jangkauan kami yang masih belum maksimal. Ke depannya akan menggandeng semua Bani yang ada di seluruh Kabupaten Probolinggo, mulai dari daerah Desa Binor hingga daerah Desa Curahtulis,” katanya.

Menurutnya, perluasan jangkauan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antar keturunan yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Pengurus DPC NAAT Kabupaten Probolinggo periode 2026-2031 resmi dikukuhkan di Pendopo Kabupaten Probolinggo. (Foto : Kominfo/Mujiono)

Sementara Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto yang mewakili Bupati Probolinggo menilai keberadaan NAAT memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan keturunan Walisongo, baik dari sisi biologis maupun ideologis.

“Kegiatan ini sangatlah penting untuk menyatukan keturunan Walisongo, baik secara biologis maupun ideologis, dalam wadah yang memiliki misi besar untuk melestarikan nilai-nilai luhur para wali penyebar Islam di Nusantara,” jelasnya.

Ia berharap kepengurusan NAAT yang baru dikukuhkan dapat segera membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui silaturahmi dan audiensi dengan Bupati Probolinggo serta membangun sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi kebudayaan.

“Saya berharap, setelah dilakukannya pengukuhan dan pelantikan ini, selain para pengurus untuk melakukan silaturahmi atau audiensi dengan Bupati Probolinggo dan juga nantinya dapat bersinergi dengan OPD yang membidangi tentang kebudayaan. Tentunya dengan hadirnya organisasi ini nantinya dapat membawa manfaat demi kemajuan Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto memberikan sambutan dalam kegiatan pengukuhan pengurus DPC NAAT Kabupaten Probolinggo periode 2026-2031. (Foto : Kominfo/Mujiono)

Hari menambahkan, keberadaan NAAT diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai wadah pencatatan nasab dan silaturahmi, tetapi juga dapat mengambil peran dalam kehidupan sosial, keagamaan dan kebudayaan masyarakat.

“Dengan demikian, NAAT diharapkan turut berkontribusi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjadi teladan akhlakul karimah serta mendukung upaya pelestarian peninggalan para leluhur di Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Kehadiran organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk menjaga hubungan antar keturunan sekaligus meneruskan nilai-nilai positif yang diwariskan para leluhur kepada generasi berikutnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info