Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Probolinggo menggelar musyawarah cabang (muscab) V di ruang Pustakaloka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo, Senin (9/1/2023).
Muscab yang mengambil tema “Tunanetra Berdaya, Kreatif, Mandiri Bersama Pertuni Probolinggo” ini diikuti oleh 15 orang anggota DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo serta perwakilan Pertuni dari Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Pasuruan.
Agenda utama muscab adalah pemilihan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengawas Cabang Pertuni Kabupaten Probolinggo masa bakti 2023-2028 serta menyusun program kerja Dewan Pengurus Cabang Pertuni Kabupaten Probolinggo masa bakti 2023-2028.
Ketua DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo masa bakti 2017-2022 Arizky Perdana Kusuma mengatakan muscab V ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif penyandang disabilitas sebagai subjek dalam pembangunan di Kabupaten Probolinggo. “Selain itu mensosialisasikan pentingnya pengetahuan dan wawasan tentang kesehatan reproduksi bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Rizky menjelaskan untuk proses pencalonan ketua ini pihaknya menawarkan kepada anggota yang bersedia mencalonkan diri sebagai bakal calon. Nantinya ada seleksi bakal calon dulu dan mereka menandatangani formulir yang sudah disediakan. Selanjutnya dari kesediaan itu menyampaikan visi dan misi sehingga ditetapkan sebagai calon ketua.
“Teknisnya kita coba untuk mewujudkan pemilihan yang jurdil dan luber. Kami menyediakan kertas manila berwarna beda bentuk ada lingkaran, segitiga dan persegi. Ini yang bisa diraba kalau teman-teman misalnya calon ketua 1 persegi, calon ketua 2 lingkaran dan calon ketua tiga segitiga,” jelasnya.
Menurut Rizky, dalam DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo ini ada kepengurusan legislatif dan eksekutif. Kalau eksekutif pengurus akan menjalankan program-program yang sudah disepakati dalam muscab ini. Kemudian ada usulan-usulan dari anggota dan membangun jaringan dengan berbagai stakeholeder dan pemangku kebijakan serta berkontribusi dalam masyarakat.
“Kalau legisltaif fungsinya sebagai pengawas, kontrol dan penasehat untuk menyeimbangkan dari fungsi DPC itu. Jadi nanti itu ada 2 kali putraran pemilihan kedua. Pertama memilih ketua DPC dan kedua dewan pengawas cabang,” terangnya.
Rizky mengaku sebetulnya pihaknya sudah berusaha selama 10 tahun ini menunjukkan eksistensinya kepada masyarakat. Tidak hanya keberadaannya, tetapi juga memberikan konrtibusi. Memang banyak PR yang belum rampung.
“Harapannya kepengurusan berikutnya ini bisa melanjutkan aspirasi dari teman-teman yang tertunda dari kepengurusan sebelumnya. Kemudian semakin meningkatkan jangkauannya dan bisa dikenal masyarakat secara luas di Kabupaten Probolinggo serta anggota-anggota di daerah itu bisa diketahui dan kita ajak bersama untuk bergabung,” tegasnya.
Sementara Ketua I DPD Pertuni Provinsi Jawa Timur Danny Heru menyampaikan selamat melaksanakan Muscab V bagi DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo. Harapannya agar kepengurusan yang baru nantinya bisa meningkatkan kinerja pengurus serta bisa semakin merangkul anggota.
“Kami melihat selama ini program dari DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo sudah cukup banyak dan bagus dalam bekerja sama dengan stakeholder. Saya berpesan agar kepengurusan yang baru bisa lebih dalam mengerjakan program-programnya dan banyak melibatkan kader-kader baru,” ungkapnya. (wan)
