Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > MTs Zaha Genggong Hadirkan Program ICP, Cetak Santri Berwawasan Global dan Kompetitif

MTs Zaha Genggong Hadirkan Program ICP, Cetak Santri Berwawasan Global dan Kompetitif

KRAKSAAN – MTs Zaha Genggong terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui peluncuran International Class Program (ICP) pada tahun 2025. Program kelas unggulan ini dirancang untuk mencetak santri yang berwawasan global, kompetitif serta memiliki kemampuan bahasa Inggris aktif.

Program ICP tersebut diperkenalkan dalam podcast edukasi yang digelar di studio LPPL Radio Bromo FM di Gedung Islamic Center Kota Kraksaan, Jalan Rengganis Nomor 1, Rabu (11/02/2026). Podcast menghadirkan narasumber Nadira Queenusha Azzalfa, santri ICP Semester 1 dan Asmarinda Izzah Warida, Duta Madrasah 2025–2026, dengan host Kia.

MTs Zaha Genggong sendiri memiliki beragam program unggulan, mulai dari program keagamaan, teknologi informasi, Sains, bahasa, seni, akselerasi (Spill) hingga ICP. Kehadiran ICP menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan global sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Probolinggo.

Nadira Queenusha Azzalfa mengaku tertarik bergabung di kelas ICP karena konsep pembelajarannya berbeda dari kelas reguler.
“Saya tertarik karena di MTs Zaha ada ICP. Dalam keseharian kami diwajibkan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris,” ujarnya.

Ia menjelaskan, metode pembelajaran di kelas ICP lebih menekankan praktik dibandingkan teori. Para santri dilatih aktif berbicara bahasa Inggris melalui simulasi percakapan dengan penutur asing serta kolaborasi pembelajaran dengan perguruan tinggi di luar daerah.

Siswa dan siswi MTs Zaha Genggong ketika mengisi podcast di LPPL Radio Bromo FM. (Foto : Kominfo/Bromo FM)

Sementara Asmarinda Izzah Warida menyampaikan bahwa adaptasi bahasa menjadi tantangan tersendiri bagi para santri.

“Tantangannya tentu bahasa. Karena sebelumnya kami terbiasa menggunakan bahasa Indonesia. Di program ini kami dituntut berbicara bahasa Inggris setiap hari, sehingga harus benar-benar belajar dan membiasakan diri,” katanya.

Salah satu keunggulan ICP adalah pembelajaran sains berbasis bahasa Inggris yang dilaksanakan setiap semester di Universitas Malang. Materi yang dipelajari meliputi kelistrikan, tata surya dan berbagai ilmu pengetahuan lainnya dengan pengantar bahasa Inggris.

Selain itu, program ini juga merencanakan kegiatan outing class ke Singapura sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman untuk mengenalkan budaya internasional dan praktik penggunaan bahasa Inggris secara langsung. Meski berorientasi global, ICP tetap menanamkan nilai-nilai kepesantrenan. Penguatan karakter, akhlak dan mental santri tetap menjadi prioritas utama.

Melalui program ICP, para santri berharap dapat melanjutkan pendidikan ke luar negeri, seperti Amerika Serikat dan Australia, serta mampu bersaing di tingkat internasional tanpa meninggalkan jati diri sebagai santri. *

Penulis : Veny Dwi Anggrayni A
Editor : Tim Bromo Info