PROBOLINGGO – MIN 2 Probolinggo menggelar Sosialisasi Program Madrasah dan Screening Kompetensi Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027 pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal madrasah dalam membangun sinergi dengan orang tua sekaligus memetakan potensi peserta didik guna mendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap anak.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh wali murid baru dan dibuka dengan pemaparan berbagai program unggulan madrasah oleh Kepala MIN 2 Probolinggo, Sumiati. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan visi dan misi madrasah, budaya belajar, program keagamaan, pembiasaan karakter, program literasi, Adiwiyata, Madrasah Ramah Anak, kegiatan ekstrakurikuler hingga berbagai layanan akademik dan non akademik.
Selain sosialisasi program, MIN 2 Probolinggo juga melaksanakan screening kompetensi bagi seluruh murid baru. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik, meliputi aspek literasi, numerasi, kemampuan keagamaan, komunikasi serta perkembangan sosial dan emosional.
Kepala MIN 2 Probolinggo Sumiati mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas sejak awal tahun ajaran baru.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat dengan orang tua agar proses pendidikan berjalan selaras antara madrasah dan keluarga. Dukungan orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilan peserta didik dalam mengembangkan potensi yang dimiliki,” katanya.
Menurut Sumiati, hasil screening tersebut tidak digunakan sebagai dasar seleksi, tetapi menjadi bahan pemetaan awal bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masing-masing peserta didik.
“Screening ini bukan untuk menentukan diterima atau tidaknya peserta didik, melainkan sebagai bahan bagi guru agar dapat memberikan layanan pembelajaran yang tepat sesuai kemampuan, potensi dan karakter setiap anak,” jelasnya.
Sumiati menambahkan, selama kegiatan berlangsung para wali murid juga diberikan kesempatan berdialog dengan pihak madrasah untuk memperoleh informasi mengenai tata tertib, sistem pembelajaran serta peran orang tua dalam mendampingi pendidikan putra-putrinya.
“Kami berharap sinergi yang terbangun sejak awal tahun ajaran ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, religius serta mampu mencetak generasi yang beriman, berakhlakul karimah, berprestasi, mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
