MARON – MIN 2 Probolinggo memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik baru melalui penguatan moderasi beragama dalam rangkaian MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah), Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bunda Modiis Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo dengan Bunda Modiis DWP UP Satker MIN 2 Probolinggo sebagai upaya menanamkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan dan cinta tanah air sejak dini.
Kegiatan berlangsung secara edukatif dan interaktif dengan menghadirkan berbagai permainan pembelajaran yang dirancang agar peserta didik lebih mudah memahami pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Materi disampaikan oleh tim Bunda Modiis DWP Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo yang dipandu Rini Yupinta bersama tim Bunda Modiis DWP MIN 2 Probolinggo meliputi Rini Sulistianingsih, Agustinwaningsih dan Hayyun Isyayini.
Turut hadir Ketua DWP Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo Siti Choiriyah Samsur bersama Tien Ismana dan Halimah Sugianto yang ikut menyaksikan sekaligus memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Kepala MIN 2 Probolinggo sekaligus Agen Bunda Modiis DWP UP Satker MIN 2 Probolinggo Sumiati mengatakan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki lingkungan madrasah.

“Melalui kegiatan yang dikemas secara menyenangkan, anak-anak diajak memahami pentingnya sikap toleransi, saling menghargai, cinta tanah air serta mengamalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Mereka mengikuti setiap sesi dengan antusias, terutama saat permainan edukatif menggunakan media Pohon Karakter,” ujarnya.
Menurut Sumiati, metode pembelajaran yang interaktif membuat para murid lebih aktif berpartisipasi. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan nilai-nilai moderasi beragama dan penguatan karakter.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga maupun masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap kolaborasi antara DWP Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dan DWP UP Satker MIN 2 Probolinggo dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di madrasah.
“Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang religius, moderat, berakhlak mulia, menghargai keberagaman serta mampu hidup rukun di tengah masyarakat. Inilah komitmen kami dalam memperkuat budaya moderasi beragama sejak usia dini,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
