Wednesday, August 4, 2021
Depan > Pendidikan > Lulusan Pertama, Tiga Siswa SMA HATI BBS Kraksaan Lolos PTN Tanpa Tes

Lulusan Pertama, Tiga Siswa SMA HATI BBS Kraksaan Lolos PTN Tanpa Tes

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 3 siswa lulusan SMA HATI Bilingual Boarding School (BBS) Kraksaan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat jalur tanpa tes. Rinciannya, 2 siswa lolos jalur Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) dan 1 siswa lolos jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Kedua siswa yang lolos jalur SNMPN adalah Ahmad Adi Supriyanto asal Desa Triwungan Kecamatan Kotaanyar yang diterima D3 Managemen Agribisnis Pertanian Politeknik (Poltek) Jember dan Muhammad Farid asal Desa Wringinanom Kecamatan Tongas yang diterima di Teknik Bangunan Kapal Poltek Perkapalan Negeri Surabaya. Sementara siswa yang lolos jalur SNMPTN adalah Refaldi Agustian asal Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces yang diterima di Teknik Informasi ITS Surabaya.

“Tahun ini adalah lulusan pertama siswa SMA HATI BBS Kraksaan. Kami merasa bersyukur dan bangga karena ada 3 siswa kami yang bisa lolos ke PTN tanpa tes. Semoga ini bisa memotivasi adik-adik kelasnya yang saat ini masih duduk di kelas XI,” kata Wakil Kepala SMA HATI BBS Kraksaan Nuraini Sukaningtyas.

Menurut Naning, panggilan akrab dari Nuraini Sukaningtyas, memang dari semua guru yang ada di SMA HATI BBS Kraksaan mewajibkan anak didiknya bagaimanapun caranya untuk tetap kuliah. Kalaupun tidak mempunyai biaya nantinya bisa kuliah di Universitas Terbuka (UT) dengan tetap tinggal di asrama dan bisa bantu-bantu adik kelasnya.

“Kami memang selalu memberikan support dan motivasi serta melakukan penelusuran terkait dengan bakat dan minat masing-masing anak. Memang semua anak diarahkan bisa masuk ke perguruan tinggi tanpa tes dan minim bayar, sehingga tidak perlu memikirkan biaya kuliah,” jelasnya.

Naning menerangkan secara keseluruhan siswa yang mengikuti jalur SNMPTN sebanyak 5 siswa dan lolos 1 siswa. Sementara jalur SNMPN sebanyak 9 siswa dan lolos 2 siswa. “Saat ini masih ada beberapa siswa yang menunggu pengumuman dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Poltek Kelautan Surabaya dan Poltek Pembangunan Pertanian Malang,” terangnya.

Ketiga siswa SMA HATI BBS Kraksaan ini lolos seleksi tanpa tes ini berdasarkan nilai raport dan sertifikat prestasi yang diperoleh mulai dari kelas X. Prestasi di masa pandemi Covid-19 benar-benar menunjang seleksi, apalagi prestasinya diraih di tingkat nasional. “Secara umum, semua siswa kami sering meraih prestasi. Karena masing-masing anak memiliki bakat dan potensi masing-masing,” tegasnya.

Naning menambahkan terkait dengan jurusan, pihak sekolah juga mendatangkan beberapa tamu untuk menyampaikan informasi minat jabatan dan memberikan support kepada siswanya sehingga mempunyai gambaran jurusan yang akan diambil ketika sudah mau masuk ke perguruan tinggi.
Sejumlah tamu yang sudah dihadirkan diantaranya Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo, Jubir Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi serta perwakilan IPDN Yunita Nur Laili. “Harapan ke depan 3 anak ini dan anak-anak yang lain nantinya bisa menjadi bintang bagi adik-adik kelasnya,” pungkasnya.

Refaldi Agustian mengaku memilih Teknik Informasi di ITS Surabaya karena keinginannya sendiri. Sebab dirinya ingin pandai dan menguasai ilmu komputer. Terlebih dirinya bercita-cita ingin menjadi seorang programer. “Alhamdulillah, selama berada disini saya banyak mendapatkan teman dan guru-guru baik, sehingga belajarnya menjadi nyaman,” ujarnya.

Sementara Muhammad Farid menjelaskan sengaja memilih jurusan Teknik Bangunan Kapal di Poltek Perkapalan Negeri Surabaya karena memang suka membangun sesuatu dan ingin bisa merakit kapal. Hal ini sesuai dengan keinginannya menjadi seorang arsitek. “Disini saya sudah seperti keluarga. Jadi saat awal masuk memang sangat berat dan ketika sudah mau keluar juga sangat berat sekali. Tetapi nanti saya tetap akan main-main kesini,” ungkapnya.

Demikian pula yang disampaikan Ahmad Adi Supriyanto yang memilih jurusan Managemen Agribisnis Pertanian di Poltek Jember. Jurusan ini diambil karena selama ini melihat kondisi pertanian masih belum tertangani secara maksimal. “Saya bercita-cita ingin mengoptimalkan sektor pertanian, khususnya di wilayah Kecamatan Kotaanyar. Terutama dalam penanganan pasca panen,” tegasnya.

Sedangkan Wali Kelas XII SMA HATI BBS Kraksaan Ratih Habiba Amalia menyampaikan bahwa sudah bersama dengan 3 anak didiknya tersebut sejak dari kelas X. Sebab disini, wali kelas itu selalu menemani anak didiknya agar benar-benar tahu progress anak didiknya.

“Alhamdulillah, saya bersama mereka sejak kelas X. Grafik untuk nilai ketiganya stabil dan naik berdasarkan nilai raportnya. Semoga ke depan mereka bisa meningkatkan prestasinya dan membanggakan SMA HATI BBS Kraksaan,” katanya. (wan)

cww trust seal