Tuesday, September 28, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Lawan COVID-19, 6.800 Orang Baca Al Qur’an Sebanyak 28.113 Juz

Lawan COVID-19, 6.800 Orang Baca Al Qur’an Sebanyak 28.113 Juz

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Terus berikhtiar melawan pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama para penghafal Qur’an (Hafidz) yang tergabung dalam Jam’iyatul Quro’ wal Hufadz (Jamqur) Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan kembali menggelar majelis Khotmil Qur’an (Khataman Al-Qur’an) Bil Ghoib secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.

Pelaksanaannya pada penghujung Ramadhan kali ini, Sabtu (23/05/2020) siang yang di komando dari Pondok Pesantren Hati Toroyan jauh lebih masif dan meluas. Khusus untuk wilayah Kota Kraksaan sedikitnya 1.850 orang yang disebar di 224 titik lokasi masjid dan musholla pada instansi vertikal seperti Kantor Bupati Probolinggo, DPRD Kabupaten Probolinggo, Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Pengadilan Agama Kraksaan Pengadilan Negeri Kraksaan serta Polsek dan Koramil.

Tidak cukup itu saja dengan bersinergi bersama segenap pengurus NU, LPTQ, guru ngaji, dan guru Madrasah se-Kabupaten Probolinggo, tercatat sebanyak 4.950 orang yang pada waktu yang sama secara serentak menghatamkan Al-Quran di masing-masing wilayah penjuru Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim menjelaskan bahwa dari total 6.800 orang para pembaca Al-Qur’an tersebut dibagi menjadi kelompok-kelompok. Dimana masing-masing kelompok tersebut terdiri dari 10 orang dan masing-masing orang mendapat tugas membaca sebanyak 3 juz.

“MasyaAllah Jika dikalkulasi maka ada sebanyak 28.113 juz yang saat ini dibacakan secara serentak oleh 6.800 orang. Dan kalau disimpulkan lagi maka saat ini sedang ada 836 majelis hotmil Qur’an yang sedang melakukan ikhtiar spiritual melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an,” katanya.

Didik menerangkan bahwa inisiator ikhtiar spiritual tersebut adalah Drs H Hasan Aminuddin M.Si yang mendapatkan Ma’unah pada saat malam Nuzulul Qur’an. Dimana niatnya adalah agar pandemi COVID-19 segera diangkat oleh Allah SWT serta para pemimpin dan tenaga medis diberikan kekuatan serta amanah dalam bertugas.

“Luar biasanya lagi 30 orang diantara mereka semua adalah para penghafal Qur’an dan di setiap majelis tersebut akan dibacakan doa-doa Khotmil Qur’an dan Daf’il Bala’. Semoga do’a keprihatinan kita ini diistijabah oleh Allah SWT dan Kabupaten Probolinggo dijadikan wilayah yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” tandasnya.(dra)