Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Kunjungi Keluarga Tragedi Kanjuruhan, Menko PMK Serahkan Santunan dan Paket Sembako

Kunjungi Keluarga Tragedi Kanjuruhan, Menko PMK Serahkan Santunan dan Paket Sembako

Reporter : Syamsul Akbar
KOTAANYAR – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy mengunjungi rumah keluarga korban tragedi Kanjuruhan Malang almarhum Moh. Kindi Arumi Purnama (19) di Dusun Krajan Desa Kotaanyar Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo, Minggu (9/10/2022).

Kedatangan Menko PMK yang didampingi Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) RI Mira Riyanti ini disambut oleh kedua orang tua dan keluarga almarhum Moh. Kindi Arumi Purnama.

Dalam kesempatan tersebut Menko PMK memberikan santunan sebesar Rp 15 juta dan bantuan paket sembako kepada ahli waris korban tragedi Kanjuruhan. Serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Wana Wati, ibu kandung almarhum Moh. Kindi Arumi Purnama mengatakan dukungan pemerintah sangat membantu pihak keluarga mulai dari identifikasi korban hingga pengantaran jenazah ke rumahnya.

“Kami sebagai keluarga sangat terbantu oleh dukungan yang diberikan oleh pemerintah dalam mengidentifikasi para korban. Sehingga memudahkan pencarian anak kami,” ungkapnya.

Sementara Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa tragedi Kanjuruhan tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi oleh seluruh pihak untuk berbenah dan jangan sampai terulang kembali.

“Sudah waktunya kita untuk bebenah, meningkatkan profesionalisme di dunia persepakbolaan. Termasuk di dalam penyelenggaraan, tata kelola, sarana prasarana pendukung, termasuk sistem pengamanan,” katanya.

Menurut Menko Muhadjir, tragedi Kanjuruhan tersebut merupakan bencana sosial. Pemerintah sudah melakukan tahap mitigasi, mulai dari mengidentifikasi korban yang dirawat maupun meninggal dunia hingga diserahkan kepada keluarga.

“Semua biaya perawatan korban dan pengantaran jenazah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Kami berharap tidak ada oknum yang meminta dana kepada korban maupun keluarga korban terkait hal tersebut,” tegasnya.

Menko Muhadjir menegaskan bahwa pemerintah saat ini juga sedang mengidentifikasi siapa saja korban yang meninggal dunia yang merupakan tulang punggung keluarganya. “Supaya nantinya dapat diberikan bantuan sosial untuk mencegah timbulnya keluarga miskin baru,” pungkasnya. (wan)