Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Kontak Erat dan Suspect, 13 Orang Terkonfirmasi Positif Virus Corona

Kontak Erat dan Suspect, 13 Orang Terkonfirmasi Positif Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Minggu (23/8/2020) malam merilis terdapat tambahan 13 orang yang positif terkonfirmasi Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo.

“Dengan adanya tambahan 13 orang tersebut maka secara kumulatif total orang positif COVID-19 Kabupaten Probolinggo sebanyak 368 orang dengan keterangan 67 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 288 orang sembuh dan 13 orang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono.

Menurut Shodiq, tambahan 13 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana serta Klaster KTI karena merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi sebelumnya dari karyawan KTI Kota Probolinggo.

“Mereka dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari PCR (Polymerase Chain Reaction) Jember sebanyak 4 orang, BBTKL (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan) Surabaya sebanyak 6 orang dan TCM (Tes Cepat Molekuler) RSUD Waluyo Jati Kraksaan sebanyak 3 orang,” jelasnya.

Shodiq merinci dari 13 orang tersebut diantaranya laki-laki berusia 37 tahun dari Desa Gending Kecamatan Gending, perempuan berusia 63 tahun dari Desa Gunggungan Lor Kecamatan Pakuniran, perempuan berusia 51 tahun dari Desa Tamansari Kecamatan Dringu, laki-laki berusia 25 tahun dari Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces dan perempuan berusia 66 tahun dari Desa Maron Kidul Kecamatan Maron.

Selanjutnya, perempuan berusia 45 tahun dan perempuan berusia 19 tahun dari Desa Brani Wetan Kecamatan Maron, laki-laki berusia 19 tahun dari Desa Sukokerto Kecamatan Pajarakan dan perempuan berusia 49 tahun dari Desa Brumbungan Kidul Kecamatan Maron.

Kemudian, perempuan berusia 42 tahun dari Desa Wonorejo Kecamatan Maron, perempuan berusia 63 tahun dari Desa Blado Wetan Kecamatan Banyuanyar, laki-laki berusia 37 tahun dari Kelurahan Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan dan perempuan berusia 57 tahun dari Desa Kedungcaluk Kecamatan Krejengan.

“Ke-13 orang ini merupakan tenaga kesehatan sebanyak 2 orang, rapid test reaktif sebanyak 3 orang, suspect 1 orang, pelaku perjalanan 1 orang dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya sebanyak 6 orang,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini menegaskan untuk orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang masuk ke dalam OTG (Orang Tanpa Gejala) sebanyak 8 orang saat ini kondisinya sehat wal afiat dan sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo.

“Sementara orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang awalnya suspect dan rapid test reaktif sebanyak 5 orang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit untuk diobati keluhan-keluhan klinisnya. Sambil nanti akan dilakukan pemeriksaan swab evaluasi dari yang bersangkutan,” tegasnya.

Shodiq menambahkan untuk tracingnya kebetulan sudah dilakukan semua. Terlebih mereka merupakan rapid test reaktif, suspect, pelaku perjalanan maupun kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya. Artinya, sebagian dari mereka adalah produk dari hasil tracing.

“Sesuai dengan protokol kesehatan, tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya,” pungkasnya. (wan)