Sunday, May 19, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Kenalkan Batik, Pemkab Gelar Gebyar Fesyen Merah Putih

Kenalkan Batik, Pemkab Gelar Gebyar Fesyen Merah Putih

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka mengenalkan batik lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) bekerja sama dengan Adikarya Perajin Batik Bordir dan Asesoris (APBBA) Kabupaten Probolinggo menggelar gebyar fesyen merah putih di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Sabtu (13/8/2022) malam.

Gebyar fesyen merah putih diikuti oleh 77 peserta dari kategori umum dan 77 partisipan dari unsur kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo. Untuk kategori Camat akan diambil juara 1, 2 dan 3 dan OPD kain batik yang ditampilkan membeli saat di lokasi untuk diambil juara favorit.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto serta jajara Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan ini juga ditampilkan devile fashion show batik oleh Batik Ronggo Mukti, Dewi Rengganis dan Selowaty. Serta penampilan batik dengan motif “Cettar Bromo” yang akan menjadi seragam ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Setelah melalui penilaian dari tiga dewan juri, untuk kategori Camat, juara 1 diraih Camat Sumberasih, juara 2 diraih Camat Dringu dan juara 3 diraih Camat Kraksaan. Sementara untuk juara favorit dari OPD diraih oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Probolinggo.

Selain menyerahkan hadiah berupa piagam penghargaan dan tropy bagi Camat dan OPD, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan hadiah bagi pemenang kategori umum berupa piagam penghargaan, tropy dan tambahan dana bagi UMKM.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengungkapkan gebyar fesyen merah putih dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat yang menjadi tema peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia senada dengan langkah strategis Pemkab Probolinggo untuk terus membangun kebangkitan UMKM pasca pandemi Covid-19 yang mendera selama 3 (tiga) tahun ini,” ujarnya.

Anung menjelaskan bela dan beli produk UMKM Kabupaten Probolinggo, UMKM merupakan penggerak perekonomian dan agen percepatan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Produk UMKM harus dibela dan dibeli, untuk kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Probolinggo serta mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

“Senada dengan hal tersebut, perlu kami laporkan bahwa tanggal 12 Agustus 2022 merupakan Hari UMKM Nasional ke-6. Harapan kami dari kegiatan ini bisa menjadi momentum kebangkitan UMKM Kabupaten Probolinggo dan mewujudkan Kabupaten Probolinggo menjadi kabupaten entrepreneur,” jelasnya

Sementara Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya gebyar fesyen merah putih ini. “Saya sangat berbahagia dan bangga, sinergitas Pemerintah Daerah bersama segenap stakeholder telah terbangun dengan baik, bersama, bergandengan tangan membangun kebangkitan ekonomi Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Plt Bupati Timbul, tanggal 12 Agustus 2022 diperingati sebagai Hari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Nasional ke-7. “Kebangkitan UMKM adalah kebangkitan ekonomi nasional. UMKM berperan sangat besar bagi perekonomian nasional. UMKM adalah penggerak utama sendi-sendi ekonomi rakyat dan menjadi tulang punggung perekonomian bangsa,” jelasnya.

Plt Bupati Timbul menegaskan gebyar fesyen merah putih ini merupakan wujud dukungan dan komitmen Pemkab Probolinggo beserta stakeholder kepada UMKM. Harapannya, sinergitas ini dapat berkelanjutan, bermanfaat dan memberikan manfaat besar bagi UMKM dan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi, syiar dan momentum bagi UMKM untuk bangkit bersama dan terus berkarya menjadi pahlawan-pahlawan ekonomi bagi keluarga dan masyarakat di tengah dampak sosial ekonomi pasca pandemi Covid-19,” pungkasnya. (wan)