Thursday, October 8, 2026
Depan > Informasi Layak Anak > Kenakan Kostum Unik, BIAN Desa Selogudig Kulon Capai 62 Persen

Kenakan Kostum Unik, BIAN Desa Selogudig Kulon Capai 62 Persen

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Desa Selogudig Kulon Kecamatan Pajarakan menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), bulan timbang dan pemberian vitamin A, Senin (8/8/2022). Kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat.

Tidak hanya itu saja, pelaksanaan BIAN, bulan timbang dan pemberian vitamin A ini berbeda dari biasanya. Pasalnya, semua balita yang mau divaksin langsung mendapatkan hadiah khusus dari bidan desa sebagai upaya capaian BIAN sesuai dengan harapan.

Kegiatan yang melibatkan semua Kader PKK dan posyandu di Desa Selogudig Kulon dengan menggunakan kostum unik ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pajarakan Ny. Hana Rachmad bersama beberapa pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Pajarakan dan Kepala Puskesmas Pajarakan dr. Maulida Rachmani.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pajarakan Ny. Hana Rachmad melakukan monitoring evaluasi pelaksanaan BIAN dan posyandu di Desa Selogudig Kulon.

Kepala Puskesmas Pajarakan dr. Maulida Rachmani menyampaikan BIAN di Desa Selogudig Kulon sasarannya mencapai 141 balita dan terimunisasi sebanyak 87 balita. Sisanya 24 balita sakit, 4 balita pindah, 14 balita belum waktunya, 2 balita menolak dan 10 balita bepergian. “Capaian BIAN di Desa Selogudig Kulon mencapai 62% dari target minimal 50%,” ujarnya.

Lebih lanjut Maulida menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Selogudig Kulon dan bidan desa yang membuat inovasi dengan lomba kostum baik untuk kader posyandunya maupun untuk peserta BIAN-nya. “Semoga capaian BIAN di Desa Selogudig Kulon bisa maksimal,” terangnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pajarakan Ny. Hana Rachmad memberikan apresiasi atas upaya Kepala Desa Selogudig Kulon bersama Kader PKK dan Posyandu untuk bisa menghadirkan sasaran imunisasi yang ada di desanya.

“Saya mengajak segenap komponen masyarakat untuk bisa memberikan pemahaman tentang pentingnya imunisasi untuk anak-anak usia balita. Dalam Bulan Imunisasi Anak Nasional ini Pemerintah menyediakan vaksin Campak Rubella untuk usia 9-59 bulan dan usia 12-59 bulan diberikan imunisasi polio tetes/injeksi/pentabio serta pemberian Vitamin A untuk balita,” katanya.

Hana Rachmad menyampaikan bahwa vaksin yang diberikan halal. Jadi masyarakat tidak perlu takut apalagi termakan dengan berita-berita hoax tentang pemberian imunisasi untuk balita.

“Saya juga mengajak semua stakeholder untuk berperan aktif pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional tahun 2022. Jadikan imunisasi ini sebagai investasi untuk masa depan anak-anak yang sehat, cerdas dan luar biasa. Anak yang sehat menjadi generasi penerus yang mandiri dan berkualitas,” pungkasnya. (wan)