Saturday, September 18, 2021
Depan > Informasi Layak Anak > Jangan Panik, Lakukan Prosedur Isolasi Tatkala Anak Positif Covid-19 Gejala Ringan

Jangan Panik, Lakukan Prosedur Isolasi Tatkala Anak Positif Covid-19 Gejala Ringan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat anak terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan orang tua tidak perlu merasa panik. Berdasarkan buku Diary Panduan isolasi anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada beberapa hal yang perlu diterapkan.

“Untuk protokol kesehatannya, anak tetap isolasi di rumah atau di tempat isolasi terpusat yang disediakan oleh pemerintah. Apabila memungkinkan, anak diberi ruangan tersendiri dan ditemani pengasuh/ibunya,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, gunakan masker pada anak dengan usia lebih 2 tahun. Pastikan terpasang dengan baik dan tidak perlu digunakan saat anak tidur. Pengasuh yang berada di ruangan sama harus menggunakan masker atau pelindung mata bila memungkinkan. “Jaga jarak minimal 1 hingga 2 meter dengan anggota keluarag yang lain. Cuci tangan dan menerapkan etika batuk serta membersihkan ruangan setiap hari,” jelasnya.

Hal penting lain yang harus dilakukan jelas Dewi adalah pemantauan laju pernafasan, suhu tubuh, laju nadi dan saturasi oksigen. Segera laporkan bila ditemukan tanda bahaya (demam lebih dari 38°C, nafas cepat dan sesak, saturasi oksigen <95%, muntah dan diare hingga dehidrasi dan kejang). “Pantau terus laju nafas dan makan makanan yang bergizi,” pungkasnya. (wan)