Depan > Pemerintahan > Jadi Corong Penyampaian Informasi Desa, Anggota KIM Dilatih Buat Berita

Jadi Corong Penyampaian Informasi Desa, Anggota KIM Dilatih Buat Berita

Reporter : Mujiono
DRINGU – Dalam mencetak kemampuan KIM yang handal dalam penyampaian informasi di desanya, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi dan pelatihan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), Kamis (24/11/2022) di Pendopo Kecamatan Dringu.

Sosialisasi dan pelatihan membuat berita yang diikuti oleh 30 orang anggota KIM dari 6 (enam) desa ini dibuka secara resmi oleh Camat Dringu Heri Mulyadi didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian dan Kepala Bidang Infokom Publik Diskominfo Kabupaten Probolinggo Wahyu Hidayat.

Para anggota KIM se-Kecamatan Dringu ini berasal dari Desa Pabean, Dringu, Randuputih, Kalisalam, Kedungdalem dan Tamansari. Mereka mendapat bimbingan dan pengetahuan oleh narasumber Direktur Multimedia tadatodays.com Imam Wahyudi. Pelatihan ini dilatih membuat berita sekaligus dilakukan koreksi bersama.

Adapun materi-materi yang disampaikan narasumber adalah cara-cara membuat berita dan cara pengambilan angle foto yang menarik dan layak dalam mendukung release berita. KIM desa ini dapat mengerti dan paham cara membuat berita dan pengambilan obyek foto yang dimanfaatkan untuk masyarakat desa sebagai sarana menyampaikan informasi dan promosi potensi-potensi yang terdapat didesannya.

Faktanya KIM ini nantinya menjadi PPID Desa yang komitmennya sebagai corong informasi untuk mendukung potensi-potensi, utamanya dalam hal produk usaha yang terdapat di desa dan outputnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengatakan dengan dilaksanakannya pelatihan KIM ini, fungsinya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat terkait dengan potensi-potensi yang ada di desa. Selain menyampaikan informasi untuk mendukung perekonomian masyarakat, KIM juga nantinya menjadi jembatan pemerintah khususnya pemerintah kecamatan dan pemerintah desa tentang kegiatan pembangunan.

“KIM di desa berperan penting untuk meluruskan informasi-informasi yang tidak valid (hoak). Harapannya, para peserta KIM setelah ikuti pelatihan ini menjadi paham dan mengerti tentang informasi-informasi yang tidak sesuai kebenarannya dan mendeteksinya adanya konten-konten negatif. Intinya peserta KIM ini didorong untuk membuat konten-konten kreatif yang mendukung kegiatan di desanya,” ungkapnya.

Sementara Camat Dringu Heri Mulyadi menambahkan, KIM desa ini diarahkan membantu kegiatan-kegiatan yang berguna untuk di desa dalam hal menyampaikan informasi publik. Kegiatan di desa yang banyak dilakukan sangat perlu terhadap perkembangan di desa untuk diinformasikan kepada masyarakat. “Oleh karena itu, pelatihan ini hendaknya dapat diikuti dengan baik dan terus banyak berlatih mengenai membuat berita,” katanya. (y0n)