KRAKSAAN – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu kekuatan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Probolinggo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program, salah satunya SAE Ekonomi untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing pelaku usaha.
Hal tersebut disampaikan Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dalam momentum Hari UMKM Nasional 2026. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku UMKM yang dinilai telah menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Probolinggo.
“Pada momen yang istimewa ini, saya dr. Mohammad Haris, Bupati Probolinggo, mengucapkan selamat dan sukses Hari UMKM Nasional Tahun 2026 kepada segenap pengusaha UMKM hebat, para pejuang ekonomi kerakyatan Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Menurut Bupati Haris, kreativitas dan semangat pelaku UMKM menjadi modal penting untuk menciptakan berbagai produk bernilai ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi daerah. Dari tangan kreatif para pengusaha UMKM, lahir berbagai produk dan karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan daerah.
“Dari usaha-usaha kecil akan tumbuh kekuatan ekonomi yang besar dan menjadi bagian penting dalam perjuangan mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang lebih sejahtera,” jelasnya.
Bupati Haris mengajak pelaku UMKM terus meningkatkan kualitas produk, melakukan inovasi dan memperluas pasar agar mampu menghadapi persaingan yang semakin terbuka. “Terus tumbuh dan berkelas, UMKM Kabupaten Probolinggo. Karena dari tangan-tangan kreatif inilah tercipta kebanggaan dan harapan besar untuk Kabupaten Probolinggo yang lebih sejahtera,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menyampaikan program SAE Ekonomi terus diarahkan untuk memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari legalitas usaha, akses permodalan, perluasan pasar hingga penciptaan lapangan kerja.

Menurut Sugeng, kinerja program tersebut menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data DKUPP periode 31 Desember 2025 hingga 30 Juni 2026, jumlah unit usaha UMKM meningkat dari 76.171 unit pada 2025 menjadi 87.327 unit pada 2026.
“Pertumbuhan jumlah UMKM tersebut mencapai 14,65 persen. Ini menunjukkan bahwa aktivitas usaha masyarakat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Menurut Sugeng, pertumbuhan juga tercatat dari sisi permodalan. Nilai modal UMKM meningkat dari sekitar Rp2,665 triliun menjadi Rp2,832 triliun atau tumbuh 6,36 persen. “Dari sisi tenaga kerja, UMKM juga menunjukkan kontribusi yang semakin besar. Jumlah tenaga kerja yang terserap meningkat dari 110.287 orang menjadi 149.711 orang atau mengalami pertumbuhan sebesar 37,75 persen,” terangnya.
Sugeng menambahkan, pemerintah daerah juga terus mendorong pelaku UMKM memenuhi aspek legalitas. Hingga 2026, sebanyak 79.099 UMKM atau 90,6 persen telah memiliki perizinan berusaha. Sementara 8.228 UMKM atau 9,4 persen masih membutuhkan fasilitasi untuk memperoleh legalitas. “Legalitas menjadi salah satu fondasi penting agar UMKM dapat berkembang dan memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai program pengembangan usaha,” lanjutnya.
Selain legalitas, peningkatan kualitas produk juga dilakukan melalui fasilitasi sertifikasi halal. Jumlah UMKM yang telah memperoleh sertifikasi halal meningkat signifikan dari 12.903 pada 2025 menjadi 25.485 pada 2026.
“Sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk UMKM,” tegasnya.
Berdasarkan sektor usaha, UMKM Kabupaten Probolinggo bergerak di berbagai bidang. Sektor perdagangan mencapai 30,19 persen, industri 48,19 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan 9,41 persen serta jasa dan sektor lainnya 27,77 persen.
“Momentum Hari UMKM Nasional menjadi pengingat bahwa penguatan UMKM harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
