Sunday, September 26, 2021
Depan > Kesehatan > Evaluasi Kegiatan Germas, Puskesmas Tongas Bentuk TPKJM

Evaluasi Kegiatan Germas, Puskesmas Tongas Bentuk TPKJM

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Puskesmas Tongas, Senin (18/3/2019) melakukan koordinasi dan evaluasi kegiatan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM).

Kegiatan ini diawali dengan evaluasi kegiatan Germas yang dipimpin oleh Camat Tongas Sugeng Wiyanto didampingi Kepala Puskesmas Tongas Kurnia Ramadhani. Kegiatan ini melibatkan guru dan siswa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tongas.

Kepala Puskesmas Tongas Kurnia Ramadhani mengungkapkan fokus masalah kesehatan saat ini adalah pencegahan AKI (Angka Kematian Ibu), AKB (Angka Kematian Bayi), stunting dan gizi buruk. Terlebih angka stunting di Kecamatan Tongas cukup tinggi. Fokus lainnya adalah penyakit menular dan tidak menular terutama TB dan kusta yang cukup tinggi di Kecamatan Tongas. “Semua masalah kesehatan ini sangat berhubungan erat dengan gizi dan kesehatan lingkungan,” katanya.

Teruntuk desa Nia meminta agar mendukung penuh kualitas posyandu, mendorong menuju desa yang ODF melalui jambanisasi dan penyediaan air bersih, genteng kaca untuk pencegahan penularan penyakit utamanya TB, pendampingan lintas sektor pada ibu hamil resiko tinggi (bumil risti) dan anak malnutrisi yang tidak mampu.

“Tidak lupa agar terus mempromosikan gerakan masyarakat hidup sehat, utamanya makan buah, sayur, aktifitas fisik serta tidak merokok di dalam rumah atau tempat-tempat umum,” jelasnya.

Sementara Camat Tongas Sugeng Wiyanto menegaskan bahwa peranan kesehatan sangat besar dalam pembangunan manusia. Hal ini salah satunya dapat dilakukan jika ada peran serta dari segenap elemen masyarakat dalam mendorong menuju desa yang ODF.

“ODF bisa dilakukan dengan sistem arisan tergantung inovasi desa. Untuk Desa Sumendi nantinya akan ada program reklamasi sungai. Tentunya ini harus menjadi perhatian dari semua pihak agar masyarakat tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS),” katanya.

Sugeng meminta agar senantiasa melakukan aksi nyata sederhana dengan fokus kepada masalah utama. Semua itu harus dilakukan secara sederhana, riil, mantap dan bersama-sama. Melalui sinergi lintas sektor dan FKKS diharapkan beberapa posyandu dapat naik grade menjadi mandiri.

“Mari merintis duta remaja untuk menghidupkan posyandu remaja, menjadi penyuluh untuk sesama remaja, bisa mencegah narkoba atau masalah kesehatan lainnya,” ajaknya.

Kegiatan ini selanjutnya diisi dengan paparan dari dr. Peni Endah Sitoresmi yang menyampaikan materi tentang permasalahan di puskesmas. Meliputi, program upaya kesehatan masyarakat, upaya kesehatan perorangan, jejaring, mutu dan administrasi manajemen.

Dari evaluasi ada beberapa masukan yang didapat untuk Germas Puskesmas Tongas. Diantaranya ada usulan tentang posyandu remaja, kursus catin per desa, pendataan pasangan siri untuk mencegah AKI dan AKB, deteksi dini penyakit tidak menular serta menggunaakan live streaming media sosial dan lomba konten.

Usai evaluasi kegiatan Germas, kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) oleh Camat Tongas Sugeng Wiyanto. Dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen Germas dan komitmen pelayanan kesehatan mata oleh Forkopimka Tongas (Camat, Danramil dan Polsek), tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala desa, LPP, kader, guru dan perwakilan siswa sekolah.

Selanjutnya Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Wiwik Yuliati menjelaskan tentang tugas pokok dan fungsi TPKJM, pentingnya posyandu jiwa serta screening jiwa.

Rencana tindak lanjut untuk kegiatan Germas di bulan berikutnya adalah dengan membuka layanan pemeriksaan penyakit tidak menular dan bazar pengenalan olahan pangan sederhana serta lomba posyandu terbaik. (wan)