Tuesday, September 28, 2021
Depan > Kemasyarakatan > DPUPR Berikan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi dan Ujian Sertifikasi

DPUPR Berikan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi dan Ujian Sertifikasi

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo dan Asosiasi Jasa Konstruksi Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Jawa Timur memberikan pelatihan tenaga terampil konstruksi dan ujian sertifikasi, Senin hingga Rabu (25-27/11/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta dari unsur penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo. Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Probolinggo Mariono serta narasumber dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan LPJK Provinsi Jawa Timur.

Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo melalui Kepala Bidang Jasa Kontruksi dan Peralatan Moch. Adil Makruf mengungkapkan kegiatan ini dimaksudkan meningkatkan kualitas pekerjaan kontruksi di Kabupaten Probolinggo yang kompeten dan berdaya saing. “Tujuannya tersedianya tenaga yang profesional serta memiliki sertifikat ketrampilan,” ungkapnya.

Menurut Adil, jasa konstruksi mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasional, sehingga perlu dilakukan pembinaan baik terhadap pengguna jasa, penyedia jasa maupun masyarakat jasa konstruksi guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran akan tugas dan fungsi serta hak dan kewajiban masing-masing dan meningkatkan kemampuan dalam mewujudkan tertib usaha jasa kontruksi, tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi dan tertib pemanfaatan hasil kerja konstruksi.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo semakin mampu mengembangkan perannya dalam pembangunan nasional melalui peningkatan sumber daya manusia, mendukung tertib penyelenggaraan jasa konstruksi yang kokoh dan mampu mewujudkan hasil pekerjaan konstruksi yang berkualitas,” jelasnya.

Tidak lupa Adil menyampaikan ucapan selamat belajar dan berjuang kepada para peserta dengan harapan semoga berhasil dinyatakan yang berkompeten dan mendapatkan sertifikat kompetensi.

“Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu dan bekerja sama sehingga kegiatan pelatihan tenaga terampil konstruksi dan ujian sertifikasi pelaksana pekerjaan jalan dapat terlaksana dengan lancar,” tegasnya.

Ke depan Adil mengharapkan para pelaksana asosiasi jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo bisa melaksanakan kegiatan serupa yang akan difasilitasi oleh DPUPR Kabupaten Probolinggo, sehingga percepatan bisa tercapai. Para tenaga terampil konstruksi bisa memiliki sertifikat kompetensi. “Jika hanya mengandalkan dana APBD, maka tentunya prosesnya akan lama selesainya. Karena kemampuannya terbatas hanya untuk 30 orang dalam setiap angkatannya,” jelasnya.

Menurut Adil, sertifikat kompetensi bagi tenaga terampil konstruksi ini berlaku selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang dengan cara ikut ujian kompetensi lagi. Sertifikat kompetensi ini bermanfaat dalam memberikan kepastian kepada tenaga terampil konstruksi di Kabupaten Probolinggo.

“Sertifikat ini merupakan salah satu syarat untuk ikut lelang. Selama ini kita kalah bersaing dalam kegiatan lelang, sebab tenaga terampil konstruksi di Kabupaten Probolinggo yang memiliki sertifikat kompetensi belum maksimal,” pungkasnya. (wan)