KRAKSAAN – Masyarakat diminta tidak panik apabila saat melakukan pengecekan estimasi keberangkatan haji mendapati perubahan tahun keberangkatan, misalnya dari 2027 menjadi 2028. Perubahan tersebut bukan berarti nomor porsi haji mundur, melainkan akibat proses pemadanan dan pembaruan data yang dilakukan sistem selama operasional penyelenggaraan ibadah haji masih berlangsung.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin menjelaskan perubahan estimasi keberangkatan yang muncul saat musim haji merupakan hal yang wajar karena sistem masih melakukan penyesuaian data.
“Jemaah tidak perlu panik apabila saat mengecek estimasi keberangkatan terjadi perubahan. Pergeseran tersebut bukan berarti nomor porsi haji mundur, melainkan penyesuaian sistem yang dilakukan selama operasional haji masih berlangsung,” katanya.
Menurut Ervin, setelah seluruh rangkaian operasional haji selesai, sistem akan kembali melakukan validasi serta pemutakhiran data sehingga estimasi keberangkatan akan kembali menyesuaikan dengan kondisi sebenarnya.
“Setelah musim haji berakhir, sistem akan melakukan pembaruan data kembali. Saat itulah estimasi keberangkatan akan menyesuaikan dengan data yang valid berdasarkan kuota yang berlaku,” jelasnya.
Ervin menegaskan hak keberangkatan seluruh jemaah tetap aman. Nomor porsi yang dimiliki tidak berubah dan tetap menjadi dasar penentuan antrean keberangkatan sesuai kuota haji nasional.
“Kami menghimbau masyarakat agar tidak mudah khawatir atau percaya pada informasi yang belum jelas. Selama nomor porsi tetap sama, hak keberangkatan jemaah tetap terjamin dan akan mengikuti kuota yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.
Ia juga mengajak calon jemaah haji untuk memperoleh informasi hanya dari kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah atau langsung menghubungi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo apabila membutuhkan penjelasan terkait estimasi keberangkatan.
“Dengan informasi yang benar, masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang menimbulkan keresahan. Kami siap memberikan penjelasan kepada seluruh calon jemaah haji mengenai proses antrean maupun estimasi keberangkatan,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
