Tuesday, June 25, 2024
Depan > Kemasyarakatan > DPMD dan TP PKK Gelar Rakor dan Sinkronisasi Penyusunan Rencana Kerja PKK Desa

DPMD dan TP PKK Gelar Rakor dan Sinkronisasi Penyusunan Rencana Kerja PKK Desa

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) dan sinkronisasi penyusunan rencana kerja PKK Desa di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Jum’at (22/12/2023).

Kegiatan yang dibuka oleh Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto didampingi Kepala DPMD Fathur Rozi ini diikuti oleh Ketua TP PKK Kecamatan dan Kasi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo serta Ketua TP PKK Desa (tiap kecamatan diwakili 3 desa).

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber terdiri dari Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi, Pj Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto dan Sekretaris TP PKK Kabupaten Probolinggo. Selain itu juga ada Ketua Pokja 1 sampai Pokja 4 TP PKK Kabupaten Probolinggo.

Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan program terpadu dan berkelanjutan mulai dari pusat sampai dengan kecamatan yang merupakan program unggulan.

“Untuk Pokja I programnya Paaredi, Pokja II programnya Galeri Pelangi, Pokja III programnya Aku Hatinya PKK dan Pokja IV programnya Keluarga Indonesia Tanggap dan Tangguh Bencana,” katanya.

Menurut Rita Erik, program unggulan yang dijadikan sebagai pilot project adalah Pokja II, III dan IV. Program unggulan disesuaikan dengan kondisi desa masing-masing. “Tugas dari Ibu Camat adalah mengawal dan mendampingi mulai dari pembuatan, pembentukan dan pelaksanaan program tersebut. Harapannya 1 desa memiliki 1 program unggulan,” jelasnya.

Rita Erik menjelaskan semua kegiatan yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Desa harus ada Surat Keputusan (SK). Misalnya Kelompok UP2K, pembentukan Kampung Mandiri, pembentukan Kelompok Dasawisma, pembentukan Rumah Curhat dan lain-lain.

“Tahun 2024 mendatang, akan ada Lomba Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK. Perkiraannya akan dilaksanakan pada bulan Maret. Saat ini sudah mulai pengiriman profil ke tingkat Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

Sementara Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi memberikan sosialisasi Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2024.

“Fokus penggunaan Dana Desa diutamakan untuk mendukung penanganan kemiskinan ekstrem, program ketahanan pangan dan hewani, program pencegahan dan penurunan stunting skala desa dan atau program sektor prioritas di desa melalui bantuan permodalan BUM Desa/BUM Desa Bersama serta program pengembangan desa sesuai potensi dan karakteristik desa. Semua ini ada hubungannya dengan PKK. Oleh karena itu PKK bisa ikut ambil bagian di dalamnya,” ujarnya.

Rozi menerangkan Dana Desa dapat digunakan untuk dana operasional Pemerintah Desa. Fokus penggunaan Dana Desa wajib dialokasikan Pemerintah Desa dalam APBD Desa tahun 2024.

“Dana operasional pemerintah desa dialokasikan paling banyak 3% dari pagu Dana Desa setiap desa. Diberikan setiap bulan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintah desa. Penggunaan Dana Desa untuk operasional pemerintah desa meliputi koordinasi, kegiatan penanggulangan kerawanan sosial masyarakat serta kegiatan lainnya untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintah desa,” pungkasnya. (wan)