KRAKSAAN – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Dongeng Lingkungan Merdeka bagi anak-anak TK se-Kecamatan Kraksaan di Hutan Kota Kraksaan (Hutaka), Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 120 anak TK tersebut mengusung tema “Menanamkan Sikap Peduli dan Perilaku Ramah Lingkungan Sejak Usia Dini”. Melalui metode dongeng yang dikemas secara menarik dan edukatif oleh pendongeng Cak Amir, anak-anak diajak mengenal berbagai kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan.
Materi yang disampaikan antara lain pentingnya membuang sampah pada tempatnya, mengurangi konsumsi jajanan dengan kemasan plastik serta membiasakan membawa kotak bekal dan tumbler ke sekolah.
Anak-anak juga dikenalkan dengan kegiatan menanam pohon, tanaman maupun bunga. Selain itu, mereka diajak membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan listrik apabila sudah tidak digunakan.

Tidak kalah penting, anak-anak diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan barang bekas menjadi sesuatu yang berguna. Misalnya, kertas bekas dapat digunakan sebagai media untuk corat-coret, botol bekas dimanfaatkan sebagai pot tanaman hingga galon bekas yang dapat digunakan sebagai wadah tanaman.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Probolinggo Suryana Nuring Perbawani mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memberikan literasi lingkungan kepada anak sejak usia dini. “Maksud kegiatan ini adalah memberikan literasi kepada anak terkait kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurut Nuring, pendidikan lingkungan perlu diperkenalkan sejak anak-anak masih berada pada usia dini. “Dengan pembiasaan yang dilakukan secara sederhana dan berulang, perilaku ramah lingkungan diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Nuring menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan perilaku yang ramah lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini serta menumbuhkan kepedulian sekaligus budaya ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak merupakan generasi yang nantinya akan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Karena itu, pengetahuan dan kebiasaan menjaga lingkungan perlu dibangun sejak sekarang,” jelasnya.
Melalui kegiatan dongeng terang Nuring, pesan-pesan lingkungan diharapkan lebih mudah diterima anak karena disampaikan dengan cara yang menyenangkan, sesuai dengan karakter dan dunia anak-anak. Harapannya kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman selama mengikuti acara, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.
“Harapannya, anak-anak mampu menerapkan budaya dan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, generasi yang akan datang bisa melestarikan dan melindungi lingkungan secara lebih baik dari yang ada sekarang,” harapnya.
Kegiatan Dongeng Lingkungan Merdeka di Hutaka tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya DLH Kabupaten Probolinggo memanfaatkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada generasi muda.

“Dengan mengenalkan kebiasaan sederhana seperti mengurangi sampah plastik, menanam tanaman, menghemat energi dan memanfaatkan kembali barang bekas, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
