Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Disporapar Gelar Penguatan Branding Produk Ekonomi Kreatif

Disporapar Gelar Penguatan Branding Produk Ekonomi Kreatif

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo menggelar penguatan branding produk ekonomi kreatif di Pesanggrahan Semampir Kecamatan Kraksaan, Rabu (11/8/2023).

Kegiatan yang dibuka oleh Plt Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Bambang Heriwahjudi ini diikuti oleh 30 orang pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka dipandu narasumber Deni Andis dari Funvita Indonesia, Afifudin dari Bright Pantura dan Yogi dari Maringrang Craft.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disporapar Kabupaten Probolinggo Dian Cahyo Prabowo mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberi motivasi kepada pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan kemampuan dalam hal branding produk. “Serta mampu membuat langkah-langkah yang penting dan berani membuat strategi pemasaran yang jitu,” ungkapnya.

Sementara Plt Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Bambang Heriwahjudi mengatakan salah satu langkah yang perlu dilakukan oleh para produsen untuk memperkenalkan produk yaitu membangun citra untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat.

“Brand yang kuat akan memberi jaminan kualitas sehingga konsumen yakin dan percaya terhadap suatu brand. Bahkan brand mampu meningkatkan loyalitas pelanggan. Hal ini sangatlah penting dan tak ternilai harganya,” katanya.

Yudi, panggilan akrab Bambang Heriwahjudi menjelaskan brand yang dimiliki pelaku ekonomi kreatif meliputi reputasi, posisi pasar, image dan persepsi konsumen. Oleh karena itu, menjaga kualitas adalah suatu keharusan karena masyarakat akan mengidentifikasi produk sesuai dengan ekspektasinya.

“Bagi pemilik usaha harus pandai melihat peluang, berani mencoba, mengetahui potensi diri, pantang menyerah dan tetap berusaha melakukan branding terhadap produk agar dapat memperoleh pasar,” jelasnya.

Menurut Yudi, salah satu alasan pentingnya branding yakni dapat membantu pelanggan membedakan produk dengan kompetitor. Dengan membangun merek yang kuat dapat membuat bisnis pelaku ekonomi kreatif lebih menonjol dibanding kompetitor.

“Kegiatan ini sangatlah diperlukan sebagai ikhtiar untuk mendukung perkembangan bagi pelaku ekonomi kreatif yang saya yakin memiliki semangat yang luar biasa untuk maju. Harapannya ilmu yang diperoleh dapat memberikan dampak positif dan disampaikan kepada rekan lain yang belum memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini,” pungkasnya. (wan)