Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Disnaker Kabupaten Probolinggo Perluas Kesempatan Kerja Lewat Padat Karya di Desa Jangkang

Disnaker Kabupaten Probolinggo Perluas Kesempatan Kerja Lewat Padat Karya di Desa Jangkang

TIRIS – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo terus mendorong perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui program padat karya. Kegiatan tersebut disosialisasikan kepada masyarakat Desa Jangkang Kecamatan Tiris sebagai salah satu wilayah yang menjadi perhatian karena tingginya angka pengangguran, Selasa (11/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Disnaker juga menyosialisasikan pentingnya bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui jalur prosedural. Sosialisasi ini menjadi penting karena Kecamatan Tiris termasuk salah satu kantong pekerja migran non prosedural.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar mengatakan program padat karya diarahkan untuk memberikan kesempatan kerja sementara kepada masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar memimpin persiapan program padat karya di Desa Jangkang Kecamatan Tiris. (Foto : Disnaker)

“Selain membuka akses pekerjaan, program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Padat karya ini untuk memperluas kesempatan kerja bagi para pengangguran, dengan memberikan pekerjaan sementara,” ujarnya.

Menurut Saniwar, Kecamatan Tiris menjadi salah satu wilayah sasaran karena berdasarkan data tingkat pengangguran terbuka (TPT), wilayah tersebut berada pada posisi kedua tertinggi di Kabupaten Probolinggo setelah Kecamatan Krucil. Tercatat sekitar 2.550 warga masuk dalam data pengangguran terbuka di Kecamatan Tiris.

“Kenapa sosialisasi padat karya diarahkan ke Kecamatan Tiris, karena berdasarkan data TPT, Kecamatan Tiris menjadi salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran cukup tinggi. Selain itu, tingkat kemiskinan juga menjadi perhatian,” jelasnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar dengan produk pengolahan kopi di Desa Jangkang Kecamatan Tiris. (Foto : Disnaker)

Saniwar menambahkan, Desa Jangkang juga memiliki potensi ekonomi melalui UMKM pengolahan kopi. Produk lokal yang dihasilkan antara lain kopi robusta dan kopi nangka. “Di Desa Jangkang sudah ada UMKM produksi kopi. Ini menjadi contoh potensi ekonomi masyarakat yang perlu terus dikembangkan,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info