Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Disnaker Kabupaten Probolinggo dan BEM Universitas Nurul Jadid Bahas Angka Pengangguran dan Peluang Kerja

Disnaker Kabupaten Probolinggo dan BEM Universitas Nurul Jadid Bahas Angka Pengangguran dan Peluang Kerja

PROBOLINGGO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nurul Jadid Paiton, Kamis (4/6/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi ketenagakerjaan, angka pengangguran terbuka serta berbagai peluang kerja yang tersedia bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Audiensi yang berlangsung di Kantor Disnaker Kabupaten Probolinggo itu diterima langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar. Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran informasi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa terkait isu ketenagakerjaan.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar mengatakan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo saat ini berada pada angka 2,92 persen. Capaian tersebut menunjukkan kondisi ketenagakerjaan yang relatif baik, meskipun tetap membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak agar terus mengalami perbaikan.

“Pada kesempatan ini kami menerima teman-teman mahasiswa yang ingin berdiskusi mengenai permasalahan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo dan peluang kerja yang tersedia. Kami menjelaskan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo saat ini berada di angka 2,92 persen,” katanya.

Saniwar menjelaskan Disnaker terus berupaya memperluas akses informasi ketenagakerjaan dan menjembatani pencari kerja dengan dunia usaha serta dunia industri. Selain peluang kerja di dalam negeri, masyarakat juga memiliki kesempatan bekerja di luar negeri melalui jalur yang legal dan sesuai ketentuan.

“Peluang kerja di dalam negeri maupun di luar negeri masih cukup banyak. Karena itu kami terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan berbagai informasi lowongan kerja yang tersedia agar dapat terserap ke dunia kerja,” jelasnya.

Lebih lanjut Saniwar berharap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja.

“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk menekan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja yang lebih luas,” tegasnya.

Sementara Presiden Mahasiswa Universitas Nurul Jadid Hadi Firmansyah menyampaikan audiensi tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menambah wawasan mahasiswa mengenai kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Probolinggo.

“Kami datang untuk bersilaturahmi, berdiskusi dan belajar mengenai angka pengangguran serta kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Probolinggo. Dari penjelasan yang kami terima, tingkat pengangguran di Kabupaten Probolinggo berada pada angka yang cukup rendah dan peluang kerja yang tersedia masih sangat banyak,” ujarnya.

Menurut Hadi, Disnaker Kabupaten Probolinggo memiliki sejumlah program yang mendukung peningkatan kompetensi pencari kerja, di antaranya pelatihan kompetensi dan pelaksanaan job fair hingga tingkat desa.

“Disnaker memiliki program pelatihan kompetensi dan job fair yang dilaksanakan hingga ke desa-desa. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat,” jelasnya.

Hadi menambahkan, peluang kerja yang tersedia juga mencakup kesempatan bekerja di luar negeri melalui program penempatan tenaga kerja yang legal dan terukur. “Peluang kerja di Kabupaten Probolinggo sangat sayang jika tidak dimanfaatkan. Bahkan tersedia kesempatan bekerja ke luar negeri seperti Korea dan negara lainnya. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat memiliki kesadaran dan minat untuk memanfaatkan peluang tersebut sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” terangnya.

Ia berharap ke depan terjalin sinergi yang lebih kuat antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program ketenagakerjaan. “Kami sangat berterima kasih kepada Disnaker Kabupaten Probolinggo yang telah menyambut baik dan berdiskusi bersama kami untuk menjawab berbagai persoalan ketenagakerjaan. Ke depan, kami berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dalam mendukung program-program yang ada demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info