Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Bersama UNIRA Malang Perkuat Kesehatan Mental dan Emosi Siswa

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Bersama UNIRA Malang Perkuat Kesehatan Mental dan Emosi Siswa

KRAKSAAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang menggelar workshop dan diklat (pendidikan dan pelatihan) BK-Hybrid 64 JP : Social Emotional Learning & Mental Health for Brilliant Students di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu dan Kamis (10-11/6/2026).

Kegiatan yang diikuti perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Dikdaya Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo ini mengusung tema “Strategi Membangun Suasana Belajar yang Sehat secara Emosional untuk Mendukung Kesehatan Mental Siswa”.

Workshop dan diklat tersebut dibuka oleh Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono didampingi Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo Purnomo, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Sri Agus Indariyati serta perwakilan UNIRA Malang.

Ketua Panitia Hj. Erna Faridhatul Ulfah mengungkapkan pendidikan pada jenjang sekolah dasar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berperan penting dalam membentuk perkembangan sosial emosional dan kesehatan mental peserta didik.

“Pada usia sekolah dasar, anak berada dalam fase perkembangan yang sangat krusial. Kondisi emosional mereka sangat mempengaruhi kemampuan belajar, perilaku hingga interaksi sosial. Karena itu, guru dan kepala sekolah perlu memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam mengenali kondisi emosional siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan suportif,” ujarnya.

Perwakilan ASN dari Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo mengikuti kegiatan workshop dan diklat oleh UNIRA Malang. (Foto : Disdikdaya)

Menurut Erna, meningkatnya tantangan yang dihadapi siswa, mulai dari tekanan belajar, pengaruh lingkungan hingga dinamika perkembangan psikologis, menuntut adanya perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan mental anak di lingkungan sekolah.

Sementara Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono menyampaikan apresiasi kepada UNIRA Malang dan Bravo VIEC atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, kami menyampaikan apresiasi kepada UNIRA Malang dan Bravo VIEC atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam penguatan kesehatan mental dan sosial emosional peserta didik,” katanya.

Hary menegaskan pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, menjaga kesehatan mental dan membekali peserta didik dengan kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Sekolah perlu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif dan penuh kepedulian. Melalui Social Emotional Learning, peserta didik belajar mengenali dan mengelola emosi, membangun empati, menjalin hubungan positif serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab,” terangnya.

Menurut Hary, penguatan resiliensi juga menjadi bagian penting agar peserta didik mampu beradaptasi dan bangkit ketika menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono (empat dari kiri) dalam pembukaan workshop dan diklat oleh UNIRA Malang. (Foto : Disdikdaya)

“Hal ini sejalan dengan implementasi Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning yang menekankan pembelajaran bermakna, berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan relevan dengan kehidupan nyata,” jelasnya.

Hary berharap seluruh peserta dapat mengikuti workshop dan diklat tersebut dengan sungguh-sungguh serta menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing. “Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan hasilnya di sekolah masing-masing demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas, berkarakter dan sehat secara emosional,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info