Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Disdikdaya Kabupaten Perkuat Tata Kelola BOSP Melalui Bimtek Penatausahaan

Disdikdaya Kabupaten Perkuat Tata Kelola BOSP Melalui Bimtek Penatausahaan

PAITON – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menggelar bimbingan teknis (bimtek) penatausahaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di SDN Jabung Sisir 1 Kecamatan Paiton, Senin (8/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, bendahara dan operator sekolah yang tergabung dalam Tim BOSP dari jenjang PAUD, SD dan SMP se-Kecamatan Paiton. Bimtek tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola dan penatausahaan dana BOSP agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara akuntabel, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain meningkatkan kapasitas pengelola BOSP di tingkat satuan pendidikan, kegiatan ini juga menjadi sarana penyamaan persepsi terkait pelaksanaan administrasi, pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan dana BOSP.

Sekretaris Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengatakan pengelolaan dana BOSP harus dilakukan secara tertib administrasi dan sesuai regulasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik serta mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Bimbingan teknis ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada kepala sekolah, bendahara dan operator sekolah mengenai penatausahaan dana BOSP. Kami ingin memastikan seluruh tim BOSP memiliki persepsi yang sama sehingga pengelolaan dan pertanggungjawaban dana dapat dilakukan dengan baik, transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya.

Kepala sekolah, bendahara dan operator sekolah jenjang PAUD, SD dan SMP se-Kecamatan Paiton mengikuti bimtek penatausahaan BOSP. (Foto : Disdikdaya)

Menurut Yunita, dana BOSP merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung operasional pendidikan. Karena itu, seluruh pengelola harus memahami mekanisme perencanaan, pelaksanaan, pencatatan hingga pelaporan penggunaan anggaran secara benar.

“Pengelolaan dana BOSP tidak hanya berkaitan dengan administrasi keuangan, tetapi juga menyangkut akuntabilitas dan tanggung jawab kepada masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh pengelola harus memahami aturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya,” terangnya.

Yunita berharap melalui kegiatan ini kualitas penatausahaan BOSP di seluruh satuan pendidikan, baik PAUD, SD maupun SMP, dapat semakin meningkat dan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pendidikan yang profesional.

“Harapan kami, setelah mengikuti bimtek ini, pengelolaan dana BOSP di semua jenjang pendidikan akan semakin baik, tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tata kelola yang baik, dana BOSP dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas pengelola pendidikan sekaligus mewujudkan tata kelola keuangan sekolah yang akuntabel, efektif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info