Tuesday, June 25, 2024
Depan > Pendidikan > Disdikdaya Berikan Sosialisasi Penulisan Ijazah SD

Disdikdaya Berikan Sosialisasi Penulisan Ijazah SD

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi penulisan ijazah SD di aula Ki Hajar Dewantara Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Kamis (30/5/2024).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili ini diikuti oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Dikdaya Kecamatan dan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kabupaten Probolinggo.

Selama kegiatan mereka dipandu oleh narasumber terdiri dari Analis Kebijakan Muda Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Widyawati dan Kelompok Kerja Pengawas Sekolah Suwanto.

Sekretaris Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili meminta kepada Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan dan K3S agar diikuti bersama sosialisasi penulisan ijazah ini dengan sebaik-baiknya dan penuh kehati-hatian dalam penulisannya. “Secepatnya satuan pendidikan mengambil langkah terkait dengan kelulusan untuk peserta didik yang ada di satuan pendidikan masing-masing,” katanya.

Yunita berharap bisa berkurang kesalahan-kesalahan sehingga tidak perlu adanya tambahan untuk blangko ijazah yang salah penulisannya. “Blanko ijazah ini harus sesuai dengan jumlah yang sudah diberikan dan tidak ada lagi pengganti ijazah, meminimalisir penggantian blangko ijazah,” tegasnya.

Sementara Analis Kebijakan Muda pada Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Widyawati menyampaikan penetapan kelulusan untuk satuan pendidikan ini diharapkan kelulusan peserta didik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku berdasarkan keputusan dari Badan Standar Kurikulum dan Penilaian.

“Untuk kelulusan SD, SDLB, Program Paket A maupun bentuk yang lain ditetapkan tanggal 10 Juni 2024. Jadi untuk pengumuman lulusannya diumumkan pada tanggal 10 Juni 2024,” ujarnya.

Kemudian terkait dengan penulisan ijazahnya paling tidak satu hari setelah pengumuman lulusan dan paling lambat penulisan ijazahnya itu tanggal 31 Juli 2024 dengan harapan anak-anak mendapatkan kemudahan untuk menuju ke jenjang berikutnya untuk menuju ke sekolah yang lebih tinggi ke tingkat SLTP atau SMP.

“Untuk teknik penulisan ijazah ini diharapkan tidak ada lagi kekeliruan ataupun guru dalam menulis di blangko ijazah. Sebab mengingat blangko ijazah ini sangat terbatas dan sesuai dengan jumlah kelulusan yang terdata di Dapodik sehingga guru-guru ataupun yang menuliskan ijazah perlu ada kehati-hatian,” jelasnya.

Like berharap kepada Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan dan K3S untuk mensosialisasikan di daerahnya di kecamatannya masing-masing, sehingga nanti harapannya dengan didistribusikannya blangko ijazah ini segera dilaksanakan dan tidak ada keterlambatan.

“Anak-anak tidak perlu lagi mendapatkan surat keterangan kelulusan karena dengan dasar ijazah yang sudah diberikan kepada anak-anak dapat melanjutkan ke jenjang yang berikutnya ke SLTP,” pungkasnya. (wan)