Friday, May 24, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Diperta Lakukan Monitoring Sarana Penanganan IPAL RPH

Diperta Lakukan Monitoring Sarana Penanganan IPAL RPH

Reporter : Syamsul Akbar
LECES – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo melakukan monitoring sarana penanganan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Probolinggo, Rabu dan Kamis (6-7/9/2023).

Monitoring sarana penanganan IPAL RPH ini dilakukan pada RPH Banyuanyar, Leces, Maron dan Krejengan. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh Nikolas Nuryulianto didampingi Medik Veteriner Muda pada Diperta Kabupaten Probolinggo drh Novita Dwi Setyorini dan pejabat fungsional dari DLH Kabupaten Probolinggo.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nikolas Nuryulianto mengatakan monitoring sarana penanganan IPAL RPH ini dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Persyaratan Rumah Potong Hewan Ruminansia dan Unit Penanganan Daging (Meat Cutting Plant).

“Dalam Pasal 22 Ayat C berbunyi bahwa sarana penanganan limbah harus memenuhi persyaratan sesuai dengan rekomendasi Upaya Pengelolaan Lingkungan (UPL) dari dinas yang membidangi fungsi kesehatan lingkungan,” katanya.

Niko menjelaskan IPAL RPH merupakan suatu sistem pengolahan air limbah yang berada di fasilitas Rumah Potong Hewan. Diharapkan dari kegiatan ini IPAL RPH bisa lebih optimal sesuai standar yang berlaku.

“Tujuan dibangunnya unit ini yaitu memastikan limbah cair dari kegiatan pemotongan hewan. Ketika dibuang ke sungai atau saluran lainnya tidak akan membuat pencemaran air,” pungkasnya. (wan)