Monday, March 4, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Diperta Gelar Bakti Sosial Vaksinasi Pada Kucing

Diperta Gelar Bakti Sosial Vaksinasi Pada Kucing

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo menggelar bakti sosial (baksos) vaksinasi pada kucing di Klinik Hewan Diperta Kabupaten Probolinggo, Rabu (16/11/2022).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Hewan Diperta Kabupaten Probolinggo drh Nikolas Nuryulianto dan Kepala UPT Puskeswan ini melibatkan 13 orang dokter hewan dan 1 orang paramedik.

Dasar hukum Undang-undang Nomor 18 tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Juncto UU Nomor 41 tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Selanjutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2014 Tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan serta Keputusan Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 87/KPTS/KR.120/l/1/2016 Tentang Petunjuk Teknis Tindakan Karantina Hewan Terhadap Hewan Penularan Rabies.

Vaksin yang diberikan adalah F3 alias vaksin Tri Cat (untuk meningkatkan kekebalan tubuh kucing dari penyakit dan virus Feline Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis dan Feline Calicivirus. Targetnya adalah 100 dosis untuk 100 ekor kucing.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Hewan drh Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan hewan secara gratis kepada pemilik hewan kesayangan khususnya kucing serta memberikan vaksinasi kepada hewan kesayangan (kucing) yang berfungsi sebagai antibodi agar terhindar dari serangan penyakit atau virus.

“Selain itu, memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat khususnya pemilik hewan kesayangan (kucing) pun perlu diberikan vaksinasi secara kontinue serta memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ada penyakit hewan yang bisa menular kepada manusia juga sebaliknya,” katanya.

Melalui kegiatan ini Niko mengharapkan terlayaninya vaksinasi hewan kesayangan (kucing) dan terbentuknya antibodi pada kucing agar terhinda dari penyakit atau virus. “Serta masyarakat khususnya pemilik hewan memahami pentingnya vaksinasi pada kucing dan masyarakat umum mengetahui adanya penyakit zoonosis yaitu penyakit yang bisa menular dari hewan ke manusia begitupun sebaliknya,” pungkasnya. (wan)